Kini Drinking Water Station Tersedia di 58 Stasiun Kereta Jarak Jauh
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat 43.959.327 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI sepanjang Januari–September 2026. Meningkat 8,33 persen dibandingkan periode yang sama 2025 sebanyak 40.578.525 pelanggan.
Seiring peningkatan jumlah penumpang itu, KAI menyediakan fasilitas air minum gratis di sejumlah stasiun. Pemasangan instalasi water refill atau drinking water station itu, telah selesai di 58 stasiun mencakup 124 unit yang tersebar di 70 area.
Antara lain di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Malang, dan Tanjungkarang. Pelanggan dapat memanfaatkan fasilitas sesuai lokasi dan petunjuk penggunaan yang tersedia di stasiun.
Lima bulan sebelumnya fasilitas drinking water station itu sudah disediakan di 39 stasiun. Dengan demikian dalam lima bulan ada penambahan 19 unit fasilitas tersebut.
Baca juga: KAI: Fasilitas Water Station Sudah Tersedia 101 Unit di Stasiun Kereta
Menurut Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, fasilitas pendukung itu disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pelanggan selama menunggu di stasiun.
“Kami berharap fasilitas air minum gratis itu, bisa menjadi pilihan bagi pelanggan yang membawa tumbler, sehingga mereka dapat mengisi ulang air minum,” katanya melalui keterangan dikutip, Rabu (28/10/2026).
Membawa botol minum yang dapat digunakan berulang kali juga membantu mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Dampaknya bergantung pada kebiasaan pelanggan, termasuk seberapa sering mereka mengisi ulang tumbler sebagai pengganti membeli minuman dalam kemasan.
Dalam konteks sustainability, penyediaan fasilitas air minum menjadi salah satu upaya yang dapat berjalan bersama perubahan kebiasaan pelanggan.
Baca juga: KAI Sediakan Air Minum Gratis di Seluruh Stasiun LRT Jabodebek
Penggunaan tumbler secara berulang membantu mengurangi kebutuhan kemasan sekali pakai, sementara pengelolaan sampah dan pemanfaatan fasilitas secara tepat tetap memerlukan dukungan bersama.
“Kami mengajak pelanggan memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan membawa tumbler jika memungkinkan. Kebiasaan sederhana yang dilakukan berulang kali, dapat menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan selama bepergian,” tutup Anne. Pelanggan dapat menanyakan lokasi fasilitas air minum isi ulang itu kepada petugas stasiun.