Rabu, April 22, 2026
HomeBerita Properti10 Perumahan dan Apartemen Ikut HEME di Gedung TMT

10 Perumahan dan Apartemen Ikut HEME di Gedung TMT

HousingEstate Mobile Expo (HEME), pameran properti dengan sistem jemput bola di gedung-gedung perkantoran untuk kesekian kalinya diselenggarakan majalah HousingEstate di koridor Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan. Kali ini pameran berlangsung di gedung Tiara Marga Trakindo (TMT) di Cilandak, Jakarta Selatan. Ada tujuh perumahan dan tiga apartemen ikut HEME.  Kegiatan ini dikemas dengan membagikan brosur perumahan dan apartemen kepada karyawan yang di kantor tersebut.

Acara HEME 2014

Perumahan yang mengikuti HEME adalah Erfina Kencana  Cibinong, Golden City dan Cipta Griya Residence di Bekasi, Harvest City dan Metland Transyogi di Jl Raya Transyogi, Serpong Jaya di Tangerang Selatan, dan Metland Cileungsi, Bogor.  Apartemennya Pejaten Park di Jl Warung Buncit, Jakarta Selatan, Bassura City di Jl Basuki Rahmat, Jakarta Timur, dan The Accent Bintaro Jaya.

Menurut Louis Alena, bagian promosi HousingEstate, pengunjung yang sebagian besar para karyawan Gedung TMT cukup antusias menerima goody bag berisi Majalah HousingEstate dan brosur perumahan. “Pameran di sini sudah kedua kali, tapi masih banyak yang antusias, sebagian besar mencari rumah di daerah Serpong,” ujarnya.

Penyelenggaraan HEME kali ini didukung Bank UOB, salah satu bank penyalur KPR yang banyak membiayai pembelian huniann menengah. Andi, karyawan PT Trakindo Utama, menyebut ajang HEME sebagai pameran yang simpel tapi informatif dan lengkap. “Kita nggak perlu datang ke pameran tapi dapat brosur dan bisa konsultasi pembiayaannya juga, jadi satu atap. Semoga pameran berikutnya bisa lebih banyak perumahannya sehingga pilihannya juga lebih beragam,” katanya.

Puji Astuti, Mortgage Specialist Bank UOB, mengatakan, respon pengunjung yang bertanya soal KPR cukup banyak. Mereka ingin tahu penawaran UOB soal program bunga tetap (fixed) 5 lima tahun dengan bunga 11,75 persen dan tenor 20 tahun. “Kita sampaikan ke pengunjung, selain itu kita juga menawarkan top up (menaikan limit pinjaman dengan agunan sama) dan KPR take over dengan bunga lebih rendah,” jelasnya.

Bank UOB menyalurkan KPR senilai Rp150 juta – Rp20 miliar. Pilihan bunga fixed-nya bervariasi, 10,75 persen (2 tahun) dan 11,25 persen (3 tahun).  Untuk bunga floating saat ini 13-13,5 persen. Yudis

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini