Sabtu, April 18, 2026
HomeBerita PropertiPerumahan Besutan Lippo Ini Jual Rumah Nonsubsidi di Bawah Harga Rumah Subsidi

Perumahan Besutan Lippo Ini Jual Rumah Nonsubsidi di Bawah Harga Rumah Subsidi

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Selasa (14/4/2026), meresmikan perumahan Hunian Warisan Bangsa yang dikembangkan Lippo Group di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Maruarar mengapresiasi pengembangan perumahan Warisan Bangsa, dan berterima kasih kepada Gubernur Jawa Barat dan Bupati Purwakarta yang mendukung pengembangannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat yang memimpin dengan hati dan selalu mendukung program perumahan di Jawa Barat,” kata pria yang pernah menjadi adviser Grup Lippo tersebut, sebagaimana dikutip keterangan Kementerian PKP, dikutip Kamis (16/4/2026).

“Terima kasih kepada Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein yang pro rakyat, pro dunia bisnis, dan juga pro terhadap lingkungan hidup,” lanjutnya.

Secara khusus, Menteri Ara juga mengapresiasi kontribusi sektor swasta dalam mendukung program perumahan nasional. “Terima kasih kepada James Riady (bos Lippo Group) yang telah berkenan menghibahkan lahan di Meikarta untuk pembangunan rusun subsidi,” ujar Maruarar.

Baca juga: Ara Puji Perumahan Subsidi Besutan Mantan Pebulutangkis Greysia Polii

Menteri PKP menilai, perumahan Hunian Wawasan Bangsa berpotensi menjadi model pengembangan kawasan hunian ke depan. “Perumahan ini bisa menjadi contoh pengembangan perumahan lainnya, baik dari sisi kualitas, konsep, maupun kolaborasinya,” jelasnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menambahkan, pembangunan perumahan seperti Warisan Bnagsa sangat dibutuhkan di Jawa Barat yang kebutuhan huniannya tinggi.

“Karena itu kami menyambut baik pengembangan perumahan ini. Jawa Barat butuh banyak hunian layak, dan kolaborasi dengan swasta menjadi kunci percepatan (penyediaannya),” katanya.

Ajeng, salah satu konsumen, mengaku membeli rumah di Warisan Bangsa karena harganya terjangkau. “Selain itu lokasinya strategis. Dekat dengan tempat kerja suami, juga dekat dengan sekolah, rumah sakit, pasar, dan masjid,” katanya.

Rumah tipe HWB 2B dengan luas tanah 24,6 m² dan luas bangunan 29,3 m² yang dilengkapi dua kamar tidur itu, dibelinya seharga Rp120 juta dengan cicilan KPR sekitar Rp800 ribu per bulan selama 15 tahun. Tersedia juga tipe satu kamar tidur seharga Rp98 juta.

Baca juga: Menteri dan Wamen PKP Duduk Berdampingan Terima Arahan Presiden Soal Perumahan

Harga Rp120 juta itu jauh lebih rendah dibanding harga rumah subsidi yang dipatok pemerintah antara Rp166 juta sampai 240 juta per unit, tergantung wilayah. Kendati demikian batasan luas tanah rumah subsidi jauh lebih besar, mencapai minimal 60 m2.

Hunian Warisan Bangsa dibesut sejak Juli 2025, memperoleh perizinan pada Oktober 2025, dan diluncurkan Maret 2026 secara indent sebelum diresmikan medio April 2026 oleh kedua pejabat di atas. Bisnis.com mencatat, sampai saat ini rumah yang terjual sudah lebih dari 1.500 unit.

Berita Terkait

Ekonomi

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini