Rupiah Terpuruk, Orang Indonesia Mulai Kurangi Pelesiran ke Luar Negeri
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Selasa (2/6/2026), selama Januari-April 2026 jumlah perjalanan WNI atau wisatawan nasional ke luar negeri mencapai 3,14 juta perjalanan. Menurun 3,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (ctc).
Sementara selama April 2026 saja, jumlah perjalanan wisnas mencapai 643,66 ribu perjalanan, merosot 18,85 persen dibandingkan Maret 2026 (mtm), dan anjlok 30,54 persen dibandingkan April 2025 (yoy).
Sebagai perbandingan, selama Januari-Maret 2026, jumlah perjalanan wisnas ke luar negeri mencapai 2,50 juta perjalanan, naik 7,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (ctc).
Pada Maret 2026 saja, perjalanan wisnas ke luar Indonesia mencapai 793,16 ribu perjalanan, meningkat 13,14 persen dibandingkan Februari 2026 (mtm), dan melesat 36,26 persen dibandingkan Maret 2025 (yoy).
Kendati tidak disebutkan BPS, jelaslah penyebab penurunan perjalanan wisnas ke luar negeri pada April 2026, adalah pelemahan nilai tukar rupiah yang signifikan terhadap hampir seluruh mata uang negara mitra, bukan hanya dolar AS (USD), selain kenaikan harga minyak dunia yang membuat harga tiket pesawat udara melambung.
Baca juga: Ada Perang di Timur Tengah, WNI yang Melancong ke Luar Negeri Malah Naik Tinggi
Tergambar dari jumlah perjalanan wisnas yang kembali melalui pintu udara pada April 2026 yang melorot 30,79 persen dibandingkan April 2025 (yoy), dan turun 15,72 persen dibandingkan Maret 2026 (mtm).
Juga dari jumlah kedatangan wisnas melalui pintu kedatangan utama dengan moda angkutan laut pada April 2026, yang anjlok 32,99 persen dibandingkan Maret 2026 (mtm), dan merosot 31,41 persen dibandingkan April 2025 (yoy).
Kemudian dari perjalanan wisnas yang kembali melalui pintu kedatangan utama dengan moda angkutan darat pada April 2026, yang menurun 20,25 persen dibandingkan Maret 2026 (mtm), dan turun 31,89 persen dibandingkan April 2025 (yoy).
Yang melesat jumlah perjalanan wisnas melalui pintu kedatangan perbatasan sebesar 416,67 persen pada April 2025 (yoy). Namun, jumlah perjalanannya terlalu kecil (hanya 4,04 ribu perjalanan) dibandingkan 643 ribu perjalanan wisnas keseluruhan pada April 2026.
Baca juga: 9,17 Juta WNI Melancong ke Luar Negeri Selama 2025. Tertinggi Dalam 6 Tahun
Negara tujuan perjalanan wisnas pada April 2026 masih itu ke itu saja, dengan negara-negara di kawasan ASEAN masih mendominasi dalam daftar 10 negara yang paling banyak dikunjungi.
Malaysia masih menjadi negara tujuan utama wisnas pelesiran. Diikuti Singapura, Arab Saudi, Tiongkok, Jepang, Thailand, Timor Leste, Korea Selatan, Kamboja, dan Vietnam.