Selasa, Juli 21, 2026
HomeBankSinergi Bank Muamalat-Antam Perkuat Literasi Hingga Pemasaran Logam Mulia

Sinergi Bank Muamalat-Antam Perkuat Literasi Hingga Pemasaran Logam Mulia

Bank Muamalat dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menjalin kerja sama strategis untuk distribusi logam mulai Antam melalui skema wholesaler. Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya kedua perusahaan dalam memperkuat ekosistem emas nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan emas melalui layanan pembiayaan emas berbasis prinsip syariah.

Melalui kerja saama ini, Bank Muamalat dan Antam akan bersinergi dalam perdagangan emas fisik logam mulia Antam melalui jaringan kantor cabang maupun kanal digital Bank Muamalat. Selain itu kedua perusahaan juga akan berkolaborasi dalam berbagai program pemasaran, edukasi, dan literasi investasi emas kepada masyarakat.

Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok emas nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas yang aman, terpercaya, dan sesuai prinsip syariah. Hal ini juga sejalan dengan upaya mendorong pengembangan ekosistem emas nasional.

Menurut Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi, Bank Muamalat dan Antam merupakan mitra bisnis yang sudah menjalin kerja sama sejak lama dan melalui kemitraan terbaru ini kedua pihak diharapkan dapat memperluas distribusi, memperkuat rantai pasok emas nasional, dan meningkatkan akses masyarakat dan badan usaha terhadap kepemilikan emas sebagai instrumen investasi yang aman dan sesuai prinsip syariah melalui pembiayaan syariah.

“Bank Muamalat dan Antam sudah punya sejarah panjang dalam hal kemitraan bisnis yang strategis sebelumnya. Masing-masing perusahaan juga punya keunggulan yang dapat disinergikan. Oleh karena itu kami optimistis inisiatif terbaru ini akan membawa benefit bagi kedua belah pihak serta mendorong investasi emas syariah di masyarakat dengan dukungan pasokan emas berkualitas dari Antam,” ujarnya melalui siaran pers Senin (20/7).

Baca juga: Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat Tumbuh 11 Kali Lipat

Selama ini Bank Muamalat juga terus berupaya memfasilitasi peningkatan animo nasabah dan masyarakat untuk memiliki emas batangan. Apalagi meningkatnya minat masyarakat terhadap emas tidak terlepas dari semakin baiknya literasi keuangan masyarakat.

Emas semakin dipandang sebagai instrumen investasi yang mampu menjaga nilai aset (safe haven) di tengah dinamika ekonomi global sekaligus menjadi bagian penting dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

Adapun untuk badan usaha, keputusan berinvestasi emas merupakan bagian dari strategi manajemen risiko yang matang dalam memperkokoh fundamental keuangan badan usaha. Selain itu, emas juga dapat dijadikan program investasi untuk kesejahteraan karyawan badan usaha.

Sejalan dengan tren tersebut, pembiayaan emas Bank Muamalat melalui produk Solusi Emas Hijrah terus menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Hingga Juni 2026, outstanding pembiayaan emas mencapai Rp1,9 triliun atau tumbuh 537 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, total booking emas nasabah telah melampaui 1,2 ton dengan sekitar 54 persen di antaranya merupakan emas logam mulia Antam.

“Kami berharap pembiayaan emas Bank Muamalat dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam mewujudkan berbagai tujuan keuangan sesuai prinsip syariah, antara lain untuk pelunasan haji, dana pendidikan anak, hingga perencanaan masa depan keluarga,” imbuhnya.

Baca juga: Bank BSI Kampanyekan “Beli Emas Semudah Beli Secangkir Kopi” untuk Anak Muda

Direktur Komersial Antam Handi Sutanto mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap produk logam mulia sekaligus memperkuat ekosistem emas nasional melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

“Antam terus berupaya menghadirkan produk logam mulia yang berkualitas, terpercaya, dan semakin mudah diakses masyarakat melalui kemitraan strategis dengan berbagai institusi. Sinergi bersama Bank Muamalat diharapkan dapat memperluas distribusi logam mulia, meningkatkan literasi investasi emas, serta mendukung pengembangan ekosistem emas nasional yang semakin inklusif dan berkelanjutan,” tandasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Kontribusi Investasi Hilirisasi Capai Hampir 30 Persen

Investasi di sektor hilirisasi terus menunjukkan tren yang meningkat...

BI: Manufaktur RI Tetap Ekspansif, Triwulan III Ekspansinya Akan Meningkat

Kalau Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur versi S&P Global...

Berita Terkini