Sabtu, Mei 2, 2026
HomeBerita PropertiImaginative Lighting Philips Disney, Lampu Untuk Keceriaan Kamar Anak

Imaginative Lighting Philips Disney, Lampu Untuk Keceriaan Kamar Anak

Philips tak berhenti merilis inovasi lampu. Yang terbaru yang dilansir pertengahan Juni di Jakarta adalah “Imaginative Lighting Philips Disney” alias lampu dekoratif berkarakter tokoh-tokoh animasi Disney. Lampu menceriakan kamar serta merangsang imajinasi dan kreatifitas anak. “Semuanya didesain dengan karakter tokoh kartun Disney yang sudah melegenda seperti Mickey Mouse, Monster Inc Mike dan Sulley, Winnie The Pooh, Cars, Kapten Jack, Princess, dan lain-lain,” kata Ryan Tirta Yudhistira, Head of Marketing Lighting PT Philips Indonesia.

Imaginative Lighting Philips Disney

Lampu tidak panas, aman dan nyaman disentuh, bahkan digigit, karena tidak mengandung bahan beracun. Energinya menggunakan baterai, sistem isi ulang (charge), atau adaptor bervoltase ekstra rendah. Ada 13 tipe lampu yang dilansir yang terbagi dalam empat tema dalam aneka warna: Soft- Pal, Night Light, Living Colors, dan Flashlight. Semuanya menggunakan lampu LED yang hemat energi dan tahan lama. Softpal adalah lampu lembut yang bisa menjadi teman tidur anak. Menghidupkan dan mematikannya dengan digoyang. Sedangkan Night Light adalah lampu tempel yang dilengkapi sensor gerak dan cahaya. Saat anak terbangun tengah malam, lampu akan menyala. Sebaliknya saat gordin kamar dibuka pagi hari, lampu akan padam.

Living Colors adalah lampu yang bisa bisa berganti-ganti warna. Tinggal menyentuh spektrum warna yang diinginkan di bagian tengah, atau menekan tombol power beberapa detik agar lampu mengeluarkan cahaya warna-warni secara otomatis. Pergantian warnanya berlangsung lembut. Sementara Flashlight (torch) adalah senter mungil yang pas di genggaman anak-anak. Harga lampu Rp150–600 ribu/unit dengan garansi satu tahun.

Imaginative Lighting Philips DisneyImaginative Lighting Philips Disney

 

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer)
atau
Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.

Berita Terkait

Ekonomi

Kemenperin Bantah RI Alami Deindustrialisasi, Ini Alasannya

Kementerian Perindustrian (Kemnperin) membantah Indonesia mengalami deindustrialisasi, atau penurunan...

Pesanan dan Produksi Menurun, Ekspansi Manufaktur RI Makin Kendur

Kinerja industri pengolahan atau manufaktur RI pada April masih...

Tiga Perusahaan Jajaki Kerjasama Pengembangan Teknologi Pengolahan Air di Kawasan Industri

Kementerian Perindustrian mempercepat penguatan infrastruktur pendukung industri, khususnya dalam...

AHY: Pembangunan Infrastruktur untuk Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan infrastruktur masa depan tidak cukup hanya berorientasi pada...

Berita Terkini