Minggu, April 5, 2026
HomeBerita PropertiTambun-Bekasi Dimasuki Rumah Kelas Atas

Tambun-Bekasi Dimasuki Rumah Kelas Atas

Tambun, Bekasi, Jawa Barat, saat berbeda dengan keadaan lima hingga sepuluh tahun lalu. Bila dulu Tambun dikenal sebagai pusat hunian menengah bawah, sekarang berkembang menjadi kawasan hunian kaum menengah. Bahkan saat ini sudah ada yang menawarkan hunian menengah atas. Salah satunya Metland Tambun yang dikembangkan PT Metropolitan Land (Metland) Tbk di Jl Sultan Hasanudin, Bekasi.

Metland Tambun Cluster Platinum
Metland Tambun Cluster Platinum

Perumahan seluas 33 ha itu menyediakan rumah untuk segmen menengah atas di cluster Platinum. Rumah terkecil tipe 64/102 seharga Rp972 juta. Tipe lainnya 87/120 – 169/287 yang dibandrol Rp1,1 miliar dan Rp2,6 miliar. Selain itu dipasarkan rumah dua lantai di bulevar seharga Rp1,6 – 1,7 miliar.

Menurut Kartika Rahmawati, Sales & Marketing Manager PT Metropolitan Permata Development, developer Metland Tambun, rumah yang ditawarkan ideal bagi keluarga mapan. Rumah di Jl Bulevar yang mengambil langgam neo klasik itu dilengkapi kamar 4+1.  “Kami membidik pengusaha atau top eksekutif perusahaan swasta nasional dan multinasional yang ada di  beberapa kawasan industri di Bekasi,” katanya.

Cluster Platinum dan rumah di bulevar itu lokasinya paling dekat dengan kawasan komersial di Metland Tambun. Di kawasan itu sudah tersedia pusat belanja (Plaza Metropolitan), hotel,  gerai ATM, ruko, dan kuliner.

Selain itu perumahan ini juga dilengkapi sekolah Putra Dharma Global School (TK- SMA), kolam renang, dan sarana ibadah. Lokasinya mudah diakses dari Jakarta baik dengan kereta api maupun kendaraan pribadi. Dari Stasiun Tambun hanya berjarak sekitar 500 meter, sedangkan kendaraan pribadi bisa melalui jalan tol Jakarta – Cikampek keluar di exit tol Bekasi Timur atau Tambun.

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini