Sabtu, Agustus 8, 2026
HomeBerita PropertiJutaan Ton Material Bangunan Akan Digunakan Untuk Proyek Konstruksi 2016

Jutaan Ton Material Bangunan Akan Digunakan Untuk Proyek Konstruksi 2016

Untuk mendukung percepatan pengembangan proyek infrastruktur yang dicanangkan pemerintah, dibutuhkan kesiapan seluruh stakeholder khususnya di bidang konstruksi terkait mata rantai pasokan material maupun peralatan konstruksi. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera), menganggarkan lebih dari Rp81 triliun untuk belanja modal proyek infrastruktur 2016.

Ilustrasi
Ilustrasi

“Estimasi kami dengan anggaran ini, dibutuhkan material dan peralatan konstruksi seperti semen mencapai 5,4 juta ton, baja 1,7 juta ton, aspal minyak 924,9 ribu ton, beton pracetak dan prategang 5,4 juta ton, dan dukungan alat berat sebanyak 10.500 unit,” ujar Yusid Toyib, Dirjen Bina Konstruksi Kemenpupera, saat berbicara di hadapan stakeholder konstruksi seluruh Indonesia di Jakarta, pekan ini.

Besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk pengembangan proyek infrastruktur ini juga menjadi momentum yang baik untuk mencari temuan-temuan maupun permasalahan yang akan mengganggu proses pembangunan infrastruktur di Indonesia bisa segera dipecahkan. Karena itu dibutuhkan kerja sama semua pihak khususnya stakeholder konstruksi mulai dari pemerintah selaku regulator, pemasok, pengusaha, penyedia jasa, pengguna jasa, dan lainnya.

“Dibutuhkan dukungan teknologi penyelenggaraan konstruksi dan sumber daya konstruksi yang andal untuk itu dibutuhkan SDM, kontraktor, supplier, peralatan, harus sudah siap. Ini juga untuk menjamin seluruh program pembangunan bisa selesai dan terealisasi dengan baik secara kualitas maupun kuantitas,” imbuhnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Kadin: Perdagangan Indonesia-Tailan Akan Mencapai USD30 Miliar Tahun 2030

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Thai Chamber...

Manufaktur RI Tetap Ekspansif Bila Pasar Domestik Terus Membaik

S&P Global merilis Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia...

Yang Full Nganggur Masih 7,22 Juta, Setengah Pengangguran 10,78 Juta

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Rabu (5/8/2026), tingkat pengangguran...

Berita Terkini