Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiPresiden Jokowi Membuka IPEX BTN 2017: Pemerintah Anggarkan Rp74 Triliun untuk Perumahan...

Presiden Jokowi Membuka IPEX BTN 2017: Pemerintah Anggarkan Rp74 Triliun untuk Perumahan Sampai 2019

Pemerintah sangat concern dengan upaya penyediaan perumahan bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Jangan khawatir, anggaran pemerintah hingga tahun 2019 mencapai Rp74 triliun untuk perumahan. Itu bukan angka yang kecil dan tentunya bisa jadi penggerak ekonomi agar bisa tumbuh lebih tinggi lagi,” kata Presiden Joko Widodo saat pembukaan pameran perumahan Indonesia Property Expo 2017 yang diadakan Bank BTN di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Indonesia Property Expo 2017, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta
Indonesia Property Expo 2017, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta

Hadir dalam acara itu antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soewandi, dan Direktur Utama Bank BTN Maryono. Pameran yang diisi 112 stand yang memasarkan properti komersial dan 88 stand perumahan bersubsidi itu akan berlangsung hingga 20 Agustus.

Anggaran Rp74 triliun itu, kata Presiden, dialokasikan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera). Ia menyebutkan, dengan anggaran yang antara lain dipakai untuk subsidi bunga KPR dan pemberian bantuan uang muka itu, MBR sangat terbantu membeli rumah murah. Misalnya, dengan subsidi bunga KPR skim Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), masyarakat bisa mendapatkan rumah bersubsidi dengan cicilan Rp700 ribuan sampai Rp1 juta saja per bulan.

Menpupera Basuki Hadimuljono menyampaikan, IPEX BTN 2017 diharapkan bisa meraup transaksi hingga Rp5 triliun dibanding Rp4,5 triliun dalam IPEX 2016. “Pencapaian target transaksi itu sangat baik dampaknya untuk ekonomi lokal (di mana rumah yang dibeli konsumen dikembangkan),” ujarnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini