Investasi Rp1 Triliun, Jotun Resmikan Pabrik Cikarang
Perusahaan cat dan pelapis (coating) global Jotun, meresmikan pabrik cat berbasis air (water-based) terbaru di Cikarang, Jawa Barat, dengan nilai investasi mencapai Rp1 triliun. Langkah strategis ini menjadi bagian dari perayaan 100 tahun inovasi global Jotun sekaligus menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan menghadirkan produk yang relevan bagi kebutuhan masyarakat.
Menurut President Director Jotun Indonesia Arun Kumar, dari lebih 100 negara Jotun beroperasi, Indonesia merupakan salah satu pasar strategis dan termasuk dalam 10 besar kontributor terbesar global yang tidak lepas dari pesatnya pertumbuhan sektor konstruksi maupun meningkatnya kebutuhan akan produk berkualitas yang sesuai dengan iklim tropis.
“Karena itu Indonesia merupakan bagian penting dari strategi pertumbuhan jangka panjang Jotun. Peresmian fasilitas ini mencerminkan keyakinan kami terhadap potensi pasar lokal sekaligus komitmen untuk memperkuat manufaktur lokal dan menghadirkan kualitas global Jotun lebih dekat kepada konsumen,” ujarnya saat acara peresmian Rabu (16/04).
Investasi ini juga sejalan dengan agenda penguatan manufaktur nasional. Kementerian Perindustrian menargetkan pertumbuhan industri manufaktur hingga 5,51 persen pada tahun 2026 dan berkontribusi terhadap PDB nasional sebesar 18,56 persen.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat basis produksi dalam negeri, mendukung pertumbuhan nasional, serta membuka ruang bagi pengembangan rantai pasok dan kapabilitas industri lokal.
Kehadiran pabrik terbaru ini diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 100 juta liter per tahun. Bagi pasar Indonesia, hal itu berarti ketersediaan produk yang stabil, distribusi yang cepat, serta kualitas yang terus konsisten untuk memenuhi kebutuhan proyek maupun hunian.
Fasilitas ini juga dilengkapi dengan teknologi manufaktur yang lebih terintegrasi dan modern guna meningkatkan kapasitas produksi secara lebih efektif dan efisien serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Peresmian pabrik ini menjadi bagian dari langkah strategis Jotun dalam memperkuat kapabilitas produksinya di Indonesia dan sejalan dengan 100 tahun perjalanan global perusahaan dalam menghadirkan inovasi di industri cat dan pelapis.
Baca juga: Jotun Luncurkan Cat Dengan 4 Kelebihan: Tampilan Matt Hingga Mudah Dibersihkan
Kehadiran fasilitas ini memungkinkan Jotun untuk semakin responsif dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus berkembang sekaligus menghadirkan produk berstandar global yang dirancang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pasar Indonesia.
Head of marketing Jotun Indonesia Husodo Hoe menambahkan, sseiring dengan berkembangnya kebutuhan pasar di Indonesia, kehadiran pabrik baru ini memungkinkan untuk menghadirkan produk yang relevan baik dari sisi kualitas, ketersediaan, maupun kecepatan distribusi.
“Dengan dukungan standar global Jotun, kami memastikan setiap produk yang dihasilkan tetap konsisten secara kualitas sekaligus mampu menjawab kebutuhan spesifik pasar lokal. Fokus kami pada produk water-based juga menjadi bagian dari upaya untuk menghadirkan solusi yang selaras dengan tren hunian yang lebih modern dan berkelanjutan,” bebernya.
Baca juga: Jotun Luncurkan Cat Yang Bisa Bersihkan Udara
Prinsip keberlanjutan juga menjadi bagian integral dalam operasional pabrik ini, antara lain melalui pemanfaatan energi terbarukan dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. Sebagian kebutuhan listrik didukung oleh panel surya sementara teknologi Formeco memungkinkan limbah air dari proses produksi diolah dan digunakan kembali sehingga mendukung operasional yang ramah lingkungan.
Melalui peresmian ini, Jotun menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama Indonesia dan bukan hanya untuk memperkuat kapabilitas industri tetapi juga menghadirkan kualitas hunian dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.