Sabtu, Agustus 29, 2026
HomeBerita PropertiPakai KPR BSI Lunas Cicilan Langsung Berangkat Haji

Pakai KPR BSI Lunas Cicilan Langsung Berangkat Haji

Bank Syariah Indonesia (BSI) yang merupakan penggabungan tiga bank syariah BUMN yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, dan Bank BRI Syariah, kini menjadi bank syariah dengan aset terbesar di Indonesia. Sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo tanggal 1 Februari 2021, BSI langsung menjadi market leader bank syariah dengan hampir 15 juta nasabah.

Salah satu produk andalannya pembiayaan perumahan (KPR). KPR BSI memiliki program beragam dengan berbagai benefit menarik. Menurut Vice President Strategic Alliance and Business Bank BSI Ahmad Zulva Adi, salah satunya KPR Griya Mabrur yang menggabungkan pembiayaan perumahan plus ongkos naik haji (ONH). Jadi setelah KPR-nya lunas, nasabah bisa langsung berangkat haji. Syaratnya angsurannya lancar.

Tenor KPR Griya Mabrur sampai 30 tahun, cocok untuk waktu tunggu berangkat haji yang juga panjang. Kelebihan lain dari KPR ini uang mukanya 0 persen dan gratis biaya admonistrasi. Properti yang bisa dibiayai minimal harganya Rp300 juta, bisa berupa rumah baru, rumah seken, maupun pembelian kaveling. Saat nanti 15-20 tahun KPR-nya lunas, nasabah bisa langsung berangkat haji.

Bank BSI juga menerapkan margin menarik. Nasabah bisa memilih margin berjenjang mulai 3,33 persen pada tahun pertama, atau 4,5 persen fixed tiga tahun, atau 5,9 persen fixed lima tahun. Selain itu nasabah juga tidak perlu membayar biaya administrasi, dan mendapatkan kemudahan-kemudahan lain.

Produk KPR BSI lainnya adalah Griya Hasanah, BSI KPR Sejahtera, dan BSI Griya Simuda. Untuk produk  BSI Griya Simuda BSI mengusung tagline “muda punya rumah hobi nggak ngalah” untuk kalangan muda berusia 21-40 tahun. Kelebihannya antara lain ekstra tenor hingga plafon bisa up to 120 persen. Nasabah juga dibolehkan mencicil suka-suka atau dengan steping berjenjang sampai enam kali sehingga tidak menganggu pengeluaran untuk lifestyle-nya.

Berita Terkait

Ekonomi

Transaksi Harbolnas 2026 Ditargetkan Rp40 Triliun, Terutama dari Penjualan Produk UMKM

Pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi digital nasional sebagai...

Walhi: Pembangunan Tidak Boleh Merampas Hak Alam dan Ruang Hidup

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyelenggarakan diskusi bertajuk “Keadilan Ekologis,...

Menkeu: RAPBN 2027 untuk Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pokok-pokok Rancangan...

Wakaf Saham Istiqlal Bukan IPO, Begini Penjelasannya

Pada akhir tahun lalu Masjid Istiqlal meluncurkan gerakan “Yuk...

Berita Terkini