Sabtu, April 25, 2026
HomeNewsEkonomiKonstruksi Tol Klaten-Purwomartani Selesai Tahun Depan

Konstruksi Tol Klaten-Purwomartani Selesai Tahun Depan

Pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo dengan total panjang 96,57 Km, melintasi Provinsi Jawa Tengah sepanjang 35,64 km dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 60,93 km.

Beberapa waktu lalu ruas tol Kartasura-Klaten yang merupakan bagian dari Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, telah diresmikan Presiden Joko Widodo dan saat ini telah beroperasi kendati belum bertarif.

Mengutip keterangan tertulis Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Senin (14/10/2024), jalan tol Solo-Yogya-YIA yang dikelola PT Jasamarga Jogja Solo memiliki tiga tahap penyelesaian konstruksi.

Yakni, tahap 1 yang terdiri dari Paket 1.1A SS Kartasura – SS Klaten (22,3 km) yang saat ini sudah beroperasi, dan Paket 1.2A SS Klaten – SS Purwomartani (20,08 km) dengan progres konstruksi 59,35 persen dengan target selesai konstruksi tahun 2025.

Kemudian Paket 2.1A SS Purwomartani-On/Off Maguwoharjo (3,62 km) dengan progres konstruksi 0,52 persen, Paket 2.1B On/Off Trihanggo-Junction Sleman (3,25 km) dengan progres konstruksi 34,19 persen dengan target selesai konstruksi setelah tahun 2024.

Tahap 2 terdiri dari Paket 3.1 Junction Sleman-SS Gamping (7,25 km), Paket 3.2 SS Gamping-SS Sentolo (9,85 km), Paket 3.3 SS Sentolo-SS Wates (7,99 km), Paket 3.4 SS Wates-SS Kulonprogo (10,33 km), dan Paket 3.5 SS Kulonprogo-On/Off Purworejo (3,13 km).

Baca juga: Tol Bayung Lencir-Tempino Siap Beroperasi, Konstruksi Tol Palembang-Betung Dilanjutkan

Tahap 3 terdiri dari Paket 2.1 On/Off Maguwoharjo-On/Off Monjali (5,8 km), Paket 2.2 On/Off Monjali-On/Off Trihanggo (2,95 km). “Untuk ruas tol di tahap dua dan tahap tiga saat ini belum dimulai konstruksinya,” tulis BPJT.

Jalan tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo kelak terkoneksi dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa, dan akan menghubungkan tiga bandara di Solo, Semarang, dan Yogyakarta.

Kehadiran jalan tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo diharapkan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan nasional Yogyakarta-Solo, dan menjadi konektivitas pendukung menuju destinasi wisata Candi Prambanan dan sekitarnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Transaksi QRIS Melesat 116,43 Persen

Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan Bank Indonesia (BI)...

Optimisme Kadin Indonesia Menjadi Negara Maju

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya...

Bos BI: Rupiah Sudah Undervalued, Akan Menguat Selaras Fundamental Ekonomi

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, nilai tukar...

Dari 500 Ribuan Investor SBN, Perempuan Baru 9 Persen

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya peran...

Berita Terkini