Sabtu, Oktober 24, 2026
HomeNewsEkonomiKonstruksi Tol Klaten-Purwomartani Selesai Tahun Depan

Konstruksi Tol Klaten-Purwomartani Selesai Tahun Depan

Pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta-Bandara YIA Kulon Progo dengan total panjang 96,57 Km, melintasi Provinsi Jawa Tengah sepanjang 35,64 km dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sepanjang 60,93 km.

Beberapa waktu lalu ruas tol Kartasura-Klaten yang merupakan bagian dari Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, telah diresmikan Presiden Joko Widodo dan saat ini telah beroperasi kendati belum bertarif.

Mengutip keterangan tertulis Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Senin (14/10/2024), jalan tol Solo-Yogya-YIA yang dikelola PT Jasamarga Jogja Solo memiliki tiga tahap penyelesaian konstruksi.

Yakni, tahap 1 yang terdiri dari Paket 1.1A SS Kartasura – SS Klaten (22,3 km) yang saat ini sudah beroperasi, dan Paket 1.2A SS Klaten – SS Purwomartani (20,08 km) dengan progres konstruksi 59,35 persen dengan target selesai konstruksi tahun 2025.

Kemudian Paket 2.1A SS Purwomartani-On/Off Maguwoharjo (3,62 km) dengan progres konstruksi 0,52 persen, Paket 2.1B On/Off Trihanggo-Junction Sleman (3,25 km) dengan progres konstruksi 34,19 persen dengan target selesai konstruksi setelah tahun 2024.

Tahap 2 terdiri dari Paket 3.1 Junction Sleman-SS Gamping (7,25 km), Paket 3.2 SS Gamping-SS Sentolo (9,85 km), Paket 3.3 SS Sentolo-SS Wates (7,99 km), Paket 3.4 SS Wates-SS Kulonprogo (10,33 km), dan Paket 3.5 SS Kulonprogo-On/Off Purworejo (3,13 km).

Baca juga: Tol Bayung Lencir-Tempino Siap Beroperasi, Konstruksi Tol Palembang-Betung Dilanjutkan

Tahap 3 terdiri dari Paket 2.1 On/Off Maguwoharjo-On/Off Monjali (5,8 km), Paket 2.2 On/Off Monjali-On/Off Trihanggo (2,95 km). “Untuk ruas tol di tahap dua dan tahap tiga saat ini belum dimulai konstruksinya,” tulis BPJT.

Jalan tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo kelak terkoneksi dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa, dan akan menghubungkan tiga bandara di Solo, Semarang, dan Yogyakarta.

Kehadiran jalan tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo diharapkan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan nasional Yogyakarta-Solo, dan menjadi konektivitas pendukung menuju destinasi wisata Candi Prambanan dan sekitarnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Luncurkan DNKK, Presiden Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun Tahun Depan

Pemerintah memperkuat orientasi inklusi keuangan, dengan tidak hanya memperluas...

Ekonomi Digital Jadi Andalan Capai Target Pertumbuhan 6 Persen. Menko Airlangga Jelaskan

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan ekonomi digital sebagai salah...

BI: Manufaktur Ekspansif, Tapi Serapan Tenaga Kerjanya Masih Minus

Serupa dengan S&P Global dan Kementerian Perindustrian, Bank Indonesia...

Berita Terkini