Selasa, September 22, 2026
HomeMoneterQRIS Antarnegara Raih Penghargaan Global "50-in-5 Awards' di New York

QRIS Antarnegara Raih Penghargaan Global “50-in-5 Awards’ di New York

Indonesia melalui inovasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Antarnegara, meraih “50-in-5 Awards 2026″ kategori Kolaborasi dalam ajang yang diselenggarakan Digital Public Goods Alliance (DPGA) dan Co-Develop.

Penghargaan itu menjadi pengakuan global atas keberhasilan Indonesia bersama negara-negara mitra, membangun konektivitas pembayaran digital lintas negara yang interoperabel dan inklusif, yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.

Penghargaan diserahkan Lindsey Crumbaugh, Chief Investment Officer Co-Develop, kepada Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta yang mewakili Indonesia, dalam rangkaian 50-in-5 Milestone Event pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-81 (United Nations General Assembly/UNGA 81) di New York, Amerika Serikat, Senin (21/9/2026).

QRIS merupakan karya Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia, untuk menyatukan seluruh sistem pembayaran yang menggunakan kode QR sehingga lebih efisien dan praktis.

Mengutip keterangan Bank Indonesia melalui Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso, Selasa (22/9/2026), pengakuan global itu merupakan buah kolaborasi BI, pemerintah, industri sistem pembayaran Indonesia, serta otoritas dan industri sistem pembayaran negara-negara mitra.

“QRIS Antarnegara menunjukkan, interoperabilitas tidak mengharuskan setiap negara memiliki sistem yang sama. Yang dibutuhkan adalah kesamaan tujuan, kepercayaan, standar yang disepakati, serta komitmen menghubungkan sistem yang telah dimiliki masing-masing negara. Dengan menghubungkan sistem, kita menghubungkan masyarakat dan membuka peluang melampaui batas negara,” kata Filianingsih.

50-in-5 merupakan kampanye advokasi global yang bertujuan mendukung 50 negara dalam merancang, meluncurkan, dan memperluas komponen infrastruktur publik digital yang aman, inklusif, dan interoperabel sebelum 2028.

Sebagai bagian dari kampanye tersebut, 50-in-5 Awards memberikan pengakuan terhadap berbagai inisiatif, yang berkontribusi nyata dalam mendorong kolaborasi dan implementasi digitalisasi infrastruktur publik.

Baca juga: Mulai Oktober Fee Transaksi dengan QRIS Bagi Merchant UMKM Gratis

Pada kategori Kolaborasi, penghargaan diberikan kepada kemitraan lintas negara yang berhasil mengimplementasikan atau memperluas penerapan infrastruktur publik dengan teknologi digital, dengan penilaian antara lain mencakup teknologi yang digunakan, interoperabilitas, keamanan dan inklusi, serta capaian implementasi nyata.

QRIS Antarnegara menghubungkan ekosistem pembayaran domestik Indonesia dengan negara mitra secara interoperabel.

Melalui konektivitas tersebut, masyarakat Indonesia dapat menggunakan aplikasi pembayaran yang telah familiar untuk bertransaksi di negara mitra.

Sebaliknya, wisatawan mancanegara dapat menggunakan aplikasi pembayaran dari negaranya untuk bertransaksi pada merchant QRIS di Indonesia.

Pengembangan QRIS Antarnegara dilakukan BI berkolaborasi dengan otoritas dan industri sistem pembayaran di berbagai negara, dengan memanfaatkan infrastruktur pembayaran domestik masing-masing.

Pendekatan ini memungkinkan sistem pembayaran yang berbeda untuk saling terhubung, tanpa mengharuskan setiap negara menggunakan sistem yang sama.

Baca juga: Resmi! Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Konektivitas dibangun berdasarkan kesamaan tujuan, kepercayaan, standar yang disepakati, dan tata kelola yang jelas, dengan tetap menghormati kerangka domestik masing-masing negara.

Di tingkat nasional, implementasinya diperkuat melalui sinergi BI bersama pemerintah, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan industri sistem pembayaran Indonesia.

Konektivitas QRIS Antarnegara terus diperluas melalui kerja sama dengan Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

Sejak pertama kali diimplementasikan pada 2022 hingga Juli 2026, transaksi QRIS Antarnegara oleh pengguna negara mitra di Indonesia mencapai 21 juta transaksi senilai Rp5,90 triliun.

Sementara, transaksi pengguna Indonesia di negara mitra mencapai 4,67 juta transaksi senilai Rp1,73 triliun.

Dengan demikian, nilai transaksi yang masuk ke Indonesia lebih tinggi sebesar Rp4,17 triliun, dibandingkan nilai transaksi pengguna Indonesia di negara mitra.

Perkembangan tersebut menunjukkan makin luasnya pemanfaatan QRIS untuk mendukung aktivitas ekonomi lintas negara, termasuk pariwisata dan perdagangan, sekaligus mendukung penerimaan devisa dari wisatawan mancanegara.

Baca juga: Januari-Juni Pengguna QRIS Bertambah 6,23 Juta Menjadi 65,77 Juta

Manfaat konektivitas tersebut makin luas seiring dengan perkembangan ekosistem QRIS di dalam negeri. Hingga Juli 2026, QRIS telah menjangkau 45,46 juta merchant, dengan 96,69 persen di antaranya merupakan UMKM.

Melalui QRIS Antarnegara, pelaku usaha Indonesia terutama UMKM, memiliki peluang lebih besar untuk melayani transaksi wisatawan mancanegara dengan memanfaatkan infrastruktur pembayaran digital yang telah digunakan sehari-hari, tanpa memerlukan sistem pembayaran baru.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperluas QRIS Antarnegara dengan negara-negara mitra potensial, terutama yang memiliki keterhubungan ekonomi, perdagangan, pariwisata, dan mobilitas masyarakat yang kuat dengan Indonesia.

Berita Terkait

Ekonomi

Juli 2026 Kunjungan Turis asal Timur Tengah dan Eropa Naik Tinggi

Laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) awal September 2026...

Jaga Kecukupan Likuiditas, Kemenkeu Lanjutkan Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun di Perbankan

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melanjutkan kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran...

Menkeu: Agustus 2026 Penerimaan Negara Tumbuh 25,4 Persen, Utang on Track, Defisit Terjaga

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyampaikan, kinerja Anggaran Pendapatan...

Berita Terkini