Jumat, Juli 31, 2026
HomeNewsDaerahPapua Memanfaatkan PLTS dan Solar Cell

Papua Memanfaatkan PLTS dan Solar Cell

Provinsi Papua Barat  sudah lebih maju dalam pemanfaatan energi alternatif. Di Kabupaten Raja Ampat misalnya, saat ini kebutuhan listrik untuk penerangan jalan umum dipasok dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Selain PLTS, saat ini hampir di seluruh Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, penerangan jalan umumnya menggunakan lampu solar cell. Tidak kurang 221 penerangan jalan umum (PJU) di kota ini menggunakan teknologi solar cell. “Kita terus mengoptimalkan pemanfaatan PJU solar cell, saat ini kita memiliki 150 unit single berdaya 100 Watt Peak (WP) dan 21 unit double berdaya 120 WP,” ujar Yunus Burdam, Sekretaris Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Raja Ampat, pada seminar Sustainable Management of Marine Biodiversity di Raja Ampat, Rabu (18/6).

Penerimaan PLTS

Saat ini Kota Waisai memiliki PLTS terpusat berkapasitas 15 Kilo Watt (KW) yang merupakan bantuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sejak tahun 2013. Terbatasnya suplai listrik di kawasan ini membuat Pemerintah Kabupaten Raja Ampat mengoptimalkan sumber-sumber energi alternatif.

Selain PLTS, dikembangkan juga sumber energi air dengan total kapasitas 60 KW untuk memenuhi kebutuhan di tiga desa: Mumes, Warsambin, dan Waifoi. Pemanfaatan PLTS juga sudah dilakukan untuk rumah tangga di 22 kampung di delapan distrik dengan total PLTS tersebar sebanyak 797 unit untuk rumah tangga. PLTS juga sudah digunakan untuk menerangi dua desa di Arefi Timur dan Arefi Selatan. Yudis

Berita Terkait

Ekonomi

AHY Dorong Pembangunan Bali: Satu Pulau-Satu Tata Kelola

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus...

Kadin: Multiplier Effect Industri Kesehatan, Rp1 Jadi Rp3

Sektor kesehatan dengan industri farmasi nasional bisa memberikan dampak...

Tantangan Lingkungan Bisa Menciptakan Nilai Bisnis

Jangan lagi melihat perubahan perubahan iklim sebagai tantangan lingkungan...

Semester I Keseimbangan Primer Surplus Rp85,1 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kinerja Anggaran...

Berita Terkini