Selasa, September 15, 2026
HomeUncategorizedPembiayaan UMKM Bank BSI Capai Rp55,17 Triliun, Naik 20 Persen

Pembiayaan UMKM Bank BSI Capai Rp55,17 Triliun, Naik 20 Persen

Bank BSI mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui produk-produk UMKM Indonesia yang berkualitas dan capable untuk masuk ke pasar nasional. Salah satunya dengan meningkatkan berbagai bisnis lokal melalui penguatan komunitas usaha yang selama ini terus diupayakan oleh Bank BSI.

Menurut Direktur Utama Bank BSI Anggoro Eko Cahyo, sektor UMKM menjadi salah satu segmen yang terus didorong kualitas dan kapasitasnya agar menjadi motor penggerak ekonomi nasional dan saat ini Bank BSI telah memenuhi rasio pembiayaan UMKM sekitar 33,65 persen dari target yang ditetapkan 30 persen.

“Konsistensi membangun segmen UMKM yang terus kami lakukan ini akan dilanjutkan melalui komitmen Bank BSI mengajak dan membuat hub-hub bisnis baru melalui penguatan BSI UMKM Center, pendampingan sertifikasi halal, hingga mengikutsertakan dalam berbagai pameran tingkat domestik maupun kancah global,” ujarnya melalui siaran pers Selasa (15/9).

Langkah ini telah membuahkan hasil yang tercermin dari pembiayaan UMKM Bank BSI per Juni 2026 mencapai Rp55,17 triliun. Saat ini jumlah UMKM Bank BSI mencapai lebih dari 340 ribu orang di seluruh Indonesia.

Baca juga: Bank BSI Telah Salurkan KPR FLPP Rp3,6 Triliun

Salah satu segmen yang mengalami pertumbuhan signifikan yaitu pembiayaan segmen SME (small & medium enterprises), dimana saat ini telah disalurkan sebesar Rp26,86 triliun atau tumbuh 20 persen (yoy). Bank BSI juga terus memperkuat basis komunitas UMKM di sejumlah wilayah mulai dari pemetaan kategori usaha, optimalisasi pembiayaan, hingga monitoring pembiayaan yang ketat untuk mendukung usaha berkelanjutan.

Anggoro juga menyampaikan bahwa digitalisasi layanan perbankan bagi UMKM secara tidak langsung telah meningkatkan omset usaha. Selain itu, transformasi digital UMKM melalui Portal UMKM BSI, BEWIZE by BSI, BSI QRIS, dan BYOND by BSI agar pelaku usaha semakin adaptif terhadap ekonomi digital.

UMKM dan brand lokal semakin menunjukkan peran pentingnya dalam perekonomian nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM Indonesia masih menjadi tulang punggung ekonomi dengan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai lebih dari 60 persen.

Baca juga: Kolaborasi Bank BSI-BPJS Ketenagakerjaan, Mudahkan Peserta Punya Rumah

Hal inilah yang terus dikembangkan Bank BSI melalui UMKM agar mampu membangun lapangan kerja baru melalui brand lokal, usaha ekonomi kreatif didukung digital layanan yang mumpuni bersama Bank BSI.

“Kami berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang kompetitif, fleksibel, dan sesuai prinsip syariah untuk membantu para pengusaha meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, serta memperkuat struktur permodalan. Kami optimis kinerja pembiayaan khususnya di segmen UMKM tumbuh solid seiring dengan sinyal positif peningkatan daya beli masyarakat, stimulus insentif dan kebijakan pemerintah yang mendorong pertumbuhan industri,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Konsumen Tingkatkan Belanja, Kurangi Tabungan. Akankah Berlanjut?

Survei Konsumen Bank Indonesia yang dilansir pekan lalu mengungkapkan,...

Menkeu Suahasil: Pesan Presiden, APBN Harus Mampu Biayai Program Prioritas Pemerintah

Suahasil Nazara resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai menteri...

Lulusan Pascasarjana Pesimis dengan Lapangan Kerja, Sarjana Kurang Yakin

Survei Konsumen Bank Indonesia yang dilansir pekan ini mengungkapkan,...

Berita Terkini