LED Megaman Solusi Pencahayaan Pengganti Halogen
Teknologi pencahayaan berbasis LE D (light emitted diode) terus mengalami penyempurnaan. Megaman, salah satu produk lampu asal Jerman, beberapa waktu lalu meluncurkan rangkaian terbaru LE D reflector. Produk ini dapat menggantikan langsung lampu halogen tipe GU 10, PAR 16, PAR 20, PAR 30 dan AR 111 dengan daya antara 35 – 75 watt. Sedangkan rumah lampu hanya terdapat pada seri GU 10, E14 dan E27.

Rangkaian produk LE D Megaman ini bisa digunakan untuk lampu sorot ke lukisan atau display benda-benda seni. Sudut sorot yang dihasilkan dapat mencapai 24 derajat dibanding lampu jenis fluorescent dengan reflektor yang hanya 45 derajat. Umur lampu yang lebih panjang (hingga 20.000 jam) memberi penghematan signifikan pada muatan listrik dan konsumsi energi.
Seri LED terbaru dengan pilihan daya 7, 10 dan 15 watt ini juga telah berhasil mengatasi masalah temperatur yang menjadi kendala pada teknologi LE D. Produk dilengkapi penyerap panas yang sangat ringan sehingga tidak membuat posisi lampu menjadi miring saat dipasang. Megaman telah mematenkan teknologi thermal conductive highway (TCH ) yang memungkinkan kemampuan toleransi warna objek yang disorotnya bisa sama dengan halogen (+/- 100 K) itu dibanding LE D lain yang rata-rata +/- 400 K.
Disertakan pula inovasi susunan LE D yang dipasang secara vertikal sehingga menghasilkan standar kualitas warna terbaik dan menambah efisiensi. ”Intensitas cahaya, kekuatan cahaya setara dengan halogen tapi tidak panas. Kalau kita sentuh tidak ada resiko tangan terbakar,” kata Stephen Gunawan, Direktur PT Simbarco Kencana, distributor Megaman di Indonesia. Hanya produk lampu yang termasuk teknologi baru ini masih mahal, di atas Rp500 ribu/unit. Anda dapat membelinya di outlet-outlet Megaman atau toko-toko lampu. Diyah
Sumber: Majalah HousingEstate