Rabu, Mei 13, 2026
HomeBerita PropertiSML Hadirkan International Landing Pad untuk Platform Global Masuk Pasar Indonesia

SML Hadirkan International Landing Pad untuk Platform Global Masuk Pasar Indonesia

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem inovasi dan kolaborasi global, Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital milik Sinar Mas Land (SML) terus mengembangkan program International Landing Pad sebagai platform soft-landing bagi perusahaan global untuk memasuki pasar potensial di Indonesia.

Program ini dirancang untuk memberikan akses ke sumber daya strategis, pemahaman pasar yang lebih terstruktur, serta koneksi dengan jaringan startup, mitra industri, dan ekosistem bisnis dalam jaringan SML. Didukung oleh ekosistem BSD City sebagai living laboratory dan implementation sandbox, program International Landing Pad telah diikuti oleh 15 perusahaan teknologi dari 6 negara di kawasan Asia-Pasifik.

Negara-negara tersebut meliputi Jepang, Australia, Taiwan, Korea Selatan, Singapura, serta Malaysia. Inisiatif ini turut mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif sebagai bagian dari upaya dalam mempercepat transformasi ekonomi startup, meningkatkan transfer teknologi, dan memperkuat daya saing ekonomi digital nasional.

Menurut DIrektur Aplikasi, Deputi Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Tri Wahyudi, inisiatif International Landing Pad oleh LLV merupakan langkah strategis dalam menarik investasi berkualitas ke subsektor aplikasi dan program ini diharapkan tidak hanya membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan global tetapi juga mendorong transfer teknologi, penguatan kapasitas talenta digital lokal, serta mempercepat pertumbuhan startup berbasis inovasi di Indonesia.

Pemerintah akan terus memfasilitasi ekosistem ini melalui dukungan regulasi, kemitraan, dan pengembangan talenta agar Indonesia semakin kompetitif di tingkat global. Terlebih International Landing Pad menyediakan ruang kerja bagi dua perwakilan dari setiap perusahaan selama enam bulan, lengkap dengan akses ke berbagai fasilitas dalam ekosistem inovasi BSD City seperti ruang kolaborasi, pusat komunitas, makerspace, dan innovation hub,” ujarnya dikutip housingestate.id dari siaran pers Selasa (12/5).

Melalui lingkungan yang terintegrasi, peserta dapat berinteraksi langsung dengan pelaku industri, startup, serta komunitas inovasi, sekaligus mengikuti berbagai kegiatan networking untuk membangun kemitraan strategis. Ekosistem tersebut juga mendukung perusahaan dalam memahami dinamika pasar Indonesia dan membuka peluang kolaborasi dengan mitra lokal secara lebih terarah.

Baca juga: Kerjasama SML-Telkom Hadirkan 5G di BSD City

Partner at Living Lab Ventures Bayu Seto mengatakan, ada banyak perusahaan global memandang Indonesia sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan yang besar namun dalam proses ekspansi kerap menghadapi tantangan dalam memahami dinamika pasar lokal serta membangun koneksi yang tepat.

“Melalui International Landing Pad kami ingin menghadirkan platform yang membantu perusahaan global menjajaki peluang pasar Indonesia atau melakukan uji coba solusi, sekaligus membuka akses terhadap ekosistem startup, mitra industri, dan jaringan bisnis yang relevan dalam lingkungan yang terintegrasi,” katanya.

Dengan pendekatan ini, perusahaan tidak hanya memperoleh akses pasar tetapi juga landasan yang lebih kuat untuk menguji model bisnis, mempercepat validasi, dan membangun kemitraan strategis yang tepat sejak tahap awal.

Keunggulan utama International Landing Pad terletak pada integrasinya dengan BSD City, mega township yang dikembangkan SML seluas 6.000 ha dengan populasi lebih dari 500.000 jiwa. Kota mandiri ini menghadirkan ekosistem modern terintegrasi, mencakup kawasan residensial, komersial, pendidikan, kesehatan, hingga pusat perbelanjaan dan hiburan.

Baca juga: Rumah Rp50 Miliar-Rp89 Miliar per Unit di BSD City Ini Ludes Terjual

Ekosistem tersebut turut didukung oleh penerapan berbagai kategori teknologi yang relevan dengan pengembangan solusi industri dan perkotaan (smart city), mulai dari advanced materials & construction solutions, smart infrastructure & building systems, environmental & sustainability technology, industrial applications, hingga urban technology solutions.

Melalui program ini, LLV menghadirkan model kolaborasi yang memungkinkan investor dan inovator global membangun kehadiran yang lebih kuat dan berkelanjutan di Indonesia. Dengan memperkuat model investasi berbasis strategic collaboration, LLV menegaskan komitmennya sebagai platform yang mempertemukan modal global, inovasi, dan ekosistem lokal dalam sinergi yang berkelanjutan untuk mendorong akselerasi inovasi urban, sekaligus menarik partisipasi investor global secara strategis dan terstruktur.

Berita Terkait

Ekonomi

April Konsumen Tahan Belanja, Perbanyak Tabungan

Survei Konsumen Bank Indonesia April 2026 yang dipublikasikan awal...

Ada Perang di Timur Tengah, WNI yang Melancong ke Luar Negeri Malah Naik Tinggi

Perang AS-Israel dengan Iran sejak akhir Februari 2026 melambungkan...

Bank Mandiri Dorong Penguatan Eksosistem UMKM

Penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam...

Berita Terkini