Senin, Agustus 31, 2026
HomeBerita PropertiArsitektur Kota Harus Berlandaskan Local Wisdom

Arsitektur Kota Harus Berlandaskan Local Wisdom

Arsitektur merupakan salah satu identitas kota yang membedakan wajah satu kota dengan kota lainnya. Karena itu dalam merancang karya arsitek sebaiknya berlandas pada local wisdom, bukan berkiblat pada budaya asing yang nilai-nilai dan sejarahnya tidak ada tautan dengan kondisi lokal. Semangat ini harus diterapkan terutama di kota-kota budaya yang banyak menyimpan peninggalan (heritage) dan bangunan cagar budaya seperti Yogyakarta.

Plaza Ambarrukmo
Plaza Ambarrukmo

“Sekarang di Yogyakarta mulai banyak bangunan yang dikembangkan dengan gaya arsitektur barat, ini  memprihatinkan,” ujar Arief Heru Swasono, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Cabang Yogyakarta, Senin (25/5).

Menurut Arief, gaya arsitektur sebuah kota seharusnya mengikuti tipologi yang berlandaskan kekhasan daerahnya. Untuk Yogyakarta  ada lima tipologi, yaitu klasik, tradisional, candi, kolonial, dan indies.

Pembangunan di Yogyakarta yang tidak mencerminkan heritage city itu sudah berlangsung sekitar tiga tahun belakangan. Arief menyebut pembangunan di kota pendidikan ini sudah masuk kategori merusak heritage. Landasan untuk mengembangkan dan mempertahankan heritage city sudah ada, yaitu Pergub No. 40/2014. Pergub tersebut  mengatur tentang arsitektur yang harus dijadikan patokan dalam pembangunan Yogyakarta ke depan.

“Dalam Pergub itu sudah diatur di mana saja yang wajib menerapkan lima tipologi untuk dibangun sebuah gedung, juga aturan zona-zona yang harus tetap dipertahankan. Saya harap penyedia jasa arsitektur bisa menaati aturan ini, jangan hanya menuruti permintaan klien,” tandasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Transaksi Harbolnas 2026 Ditargetkan Rp40 Triliun, Terutama dari Penjualan Produk UMKM

Pemerintah terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi digital nasional sebagai...

Walhi: Pembangunan Tidak Boleh Merampas Hak Alam dan Ruang Hidup

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyelenggarakan diskusi bertajuk “Keadilan Ekologis,...

Menkeu: RAPBN 2027 untuk Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pokok-pokok Rancangan...

Wakaf Saham Istiqlal Bukan IPO, Begini Penjelasannya

Pada akhir tahun lalu Masjid Istiqlal meluncurkan gerakan “Yuk...

Berita Terkini