Selasa, April 21, 2026
HomeDIASosokYance Onggo Properti Harus “Profit”

Yance Onggo Properti Harus “Profit”

Sebelum di CitraRaya (2.800 ha), Cikupa, Tangerang, pria kelahiran Palembang, 25 September 1981, ini sudah malang melintang menjadi profesional marketing di dua perusahaan pengembang besar. Yang dipasarkannya bukan hanya rumah tapak tapi juga apartemen. Lulus dari FE Universitas Maranatha (Bandung) tahun 2003, ia menjadi pemasar sejumlah perumahan besar di bawah Sinarmas Land: Kota Wisata, BSD City, Kota Bunga, Kota Deltamas, dan Telaga Sawangan.

Yance Onggo
Yance Onggo

Tahun 2011 ia pindah ke Agung Podomoro Land (APL) menjadi Marketing Manager Green Lake Sunter. Dua tower apartemen plus townhouse berisi 2.000 unit hunian di proyek itu habis dipasarkannya dalam waktu singkat. Sebentar di APL pertengahan 2012 ia nemplok di CitraRaya (Ciputra Group) sebagai Deputi GM Marketing. Karena pengalaman itu bapak satu anak ini fasih bicara prospek investasi properti. “Saat krisis paling bagus pegang properti dan emas. Beli properti yang punya PROFIT,” kata Yance Onggo.

Yaitu, yang harga (Price)-nya masih kompetitif, dikembangkan developer dengan “Reputasi” baik, peluang kenaikan harga (Opportunity)-nya masih tinggi, berada di proyek berskala luas yang dilengkapi “Fasilitas” komplit, gain dari kenaikan harga propertinya lebih tinggi daripada bunga deposito (Interest), dan beli pada saat yang tepat (Timing). “CitraRaya yang berjarak 15 km dari Serpong (kawasan paling berkilau di Jabodetabek saat ini, Red) memenuhi semua kriteria itu, karena harganya baru sepertiganya,” ujarnya berpromosi.

Sumber: Majalah HousingEstate

Dapatkan Majalah HousingEstate di toko buku atau agen terdekat. (Lihat: Daftar Retailer)
atau
Unduh versi digitalnya WayangForce, Scoop & Scanie.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini