Selasa, April 21, 2026
HomeBerita PropertiKota Harapan Indah Pasarkan 2 Cluster Baru

Kota Harapan Indah Pasarkan 2 Cluster Baru

Memasuki tahun 2016 sejumlah pengembang langsung tancap gas. Kota Harapan Indah (2.200 ha), Bekasi, Jawa Barat, menyiapkan cluster Adara yang akan diluncurkan pada 27- 28 Februari 2016.  Cluster Adara dibangun di area seluas 8,9 ha mencakup 314 rumah. Semuanya hunian dua lantai tipe  69/108, 80/126, dan 106/180.  “Harganya mulai Rp1,2 miliar, segmen ini permintaannya cukup banyak” ujar Hyronimus Yohanes, GM Marketing Damai Putra Development, pengembang Kota Harapan Indah, kepada housing-estate.com di Jakarta, Sabtu (23/1).

cluster Adara Kota harapan Indah
cluster Adara Kota harapan Indah

Bersamaan dengan Adara, Damai Putra Development juga membuka cluster Estuary di Segara City (110 ha), Tarumajaya, Bekasi. Berbeda dengan Adara, cluster Estuary berisi rumah mungil satu lantai untuk kalangan menengah. Jumlah rumahnya 154 unit terdiri tipe 33/75, 38/75, 43 dengan luas tanah variatif. Harganya mulai Rp500 jutaan.

Pembukaan dua cluster ini menyusul pemasaran cluster rumah mungil de Residence (100 unit) dan Ebony yang diluncurkan akhir November tahun lalu. Sekitar 300 unit rumah langsung habis saat peluncuran.

Cluster Adara dibangun di kawasan pengembangan KHI tahap dua. Lokasinya tidak jauh dari kawasan CBD berdekatan dengan cluster Arana, Vasana, Neo Vasana, dan Samata. Empat cluster tersebut sudah dikembangkan lebih dulu.  Cluster Adara menawarkan rumah modern tropis dengan konsep eco living. Setiap rumah dilengkapi cross ventilation dan bukaan lebar sehingga sirkulasi udara dan pencahayaannya lebih baik.

Pada saat launching yang akan dilangsungkan di kantor pemasaran KHI, konsumen bisa mendapatkan depe ringan, 20 persen dicicil 24x. Menurut Hyronimus, acara tersebut akan dimeriahkan penampilan AdaBand, selain lomba papercraft dan melukis. Ia menjelaskan tahun lalu KHI meraih penjualan Rp1,1 triliun. Tahun ini targetnya dinaikkan menjadi Rp1,5 triliun. “Kami optimis dapat memenuhi target, kendati  pasar properti belum pulih kondisinya sudah mulai membaik,” katanya.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini