Adik Prabowo dan Wamen PKP Luncurkan Internet Rakyat (IRA)
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge/WIFI) menyelenggarakan peluncuran Internet Rakyat (IRA) di Jakarta, Rabu (27/5/2026).
Peluncuran dihadiri Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo dan pemegang saham Surge lainnya, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah, serta para pejabat tinggi dari Kementerian Komunikasi dan Digital.
Peluncuran IRA disebut sebagai langkah strategis nasional untuk mempercepat pemerataan digital di Indonesia.
Surge adalah perusahaan terbuka dengan pemegang saham pengendali Hashim S Djojohadikusumo, mantan bankir Arwin Rasyid serta pengusaha dan mantan menteri+anggota parlemen Fadel Muhammad.
Surge didukung kolaborasi strategis dengan raksasa telekomunikasi asal Jepang, NTT Group (NTT e-Asia), yang mengambil alih 49 persen saham anak perusahaan Surge, PT Integrasi Jaringan Ekosistem, yang mengelola jaringan serat optik
IRA adalah layanan internet fixed broadband berbasis teknologi 5G FWA (Fixed Wireless Access), menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan harga sekitar Rp100.000 per bulan, tanpa biaya instalasi maupun sewa modem.
Teknologi IRA menggunakan frekuensi 1,4 GHz yang diklaim sebagai teknologi 5G FWA pertama di dunia. Sinyalnya dirancang mampu menembus dinding bangunan dengan lebih baik, sehingga koneksi dalam ruangan menjadi lebih stabil.
Fase peluncuran Regional-1 berfokus pada wilayah Pulau Jawa, Maluku, dan Papua. Layanan ini sudah menjangkau lebih dari 82 kota dan kabupaten dengan dukungan ratusan site aktif.
Masyarakat dapat menikmati internet unlimited hingga 100 Mbps dengan tarif maksimal Rp100.000 hingga Rp147.000 per bulan.
Baca juga: Menteri dan Wamen PKP Duduk Berdampingan Terima Arahan Presiden Soal Perumahan
Mengutip keterangan Kementerian PKP, Rabu (27/5/2026), peluncuran IRA sebagai layanan internet berbasis teknologi 5G FWA 1.4 GHz pertama di dunia, diharapkan memperluas akses internet dengan jangkauan lebih merata dan harga terjangkau bagi masyarakat.
Dalam acara peluncuran, Hashim menyebut IRA sebagai salah satu game changer yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Target 3 juta perumahan di Indonesia, baik di perkotaan maupun perdesaan. Kalau semuanya tersambung dengan internet murah, saya yakin kita bisa mencapai hampir 7 persen pertumbuhan ekonomi, karena internet murah adalah bagian dari infrastruktur,” kata eks Ketua Satgas Perumahan tersebut.
Kehadiran Wamen PKP dalam acara peluncuran, menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pemerataan akses digital dan penguatan infrastruktur berbasis teknologi bagi masyarakat.