HousingEstate, Jakarta - PT Synthesis Development, pengembang sejumlah proyek properti komersial di Jakarta, memperkenalkan proyek barunya kepada publik. Proyek property komersial itu adalah Synthesis Square yang dikembangkan di lokasi bekas Hero Supermarket di Jl Gatot Subroto, Jakarta.

“Kami memperkenalkan area Synthesis Square yang telah mengalami rejuvenation (peremajaan) sebagai kawasan mixed use terbaru di Jl gatot Subroto. Karena orang yang lewat sini tahunya masih Gedung Hero,” ujar Julius J. Waraouw, Managing Director Synthesis Square kepada housing-estate.com, di sela-sela buka puasa bersama dengan para sopir taxi dan ojek, di Jakarta, Selasa (7/7).

Synthesis Square yang dikembangkan di area 1,6 ha terdiri atas dua gedung perkantoran dan dua tower apartemen. “Gedung lama yang bekas kantor Hero kita modernisasi dan tetap sebagai perkantoran. Apartemen akan dibangun di sebelahnya setinggi 32 lantai sementara gedung yang di bagian depan yang persis di Jalan Gatot Subroto akan di-demolish dan dibangun gedung baru setinggi 36 lantai untuk perkantoran,” imbuhnya.

Tower-tower di Synthesis Square  dibangun terpisah sehingga penghuni apartemen dan orang-orang yang berkantor tetap merasa nyaman dan privasinya terjaga. Tower bagian depan akan dilengkapi area food & beverage (F&B).

Apartemen yang dikembangkan membidik pasar premium. Jumlah huniannya sebanyak 188 unit seharga Rp3 – 5 miliaran (Rp40 jutaan/m2). Kapitalisasi apartemennya diperkirakan  mencapai Rp1 triliun. Desainnya mengusung langgam modern minimalis dengan sentuhan etnik untuk mempertahankan khazanah heritage Indonesia.

Julius mengatakan pihaknya sengaja mengajak sopir taxi dan ojek buka puasa bersama ala Food Truck agar mereka tahu sejak dini tentang proyek ini. Mereka perlu mengetahui proyek ini karena nantinya akan mengantar tamu dan professional yang berkantor dan bertempat tinggal di Synthesis Square.