Minggu, Juli 12, 2026
HomeNewsEkonomiJuni Konsumen Makin Banyak Belanja, Tabungan Kian Tergerus, Tapi Cicilan Utang Stabil

Juni Konsumen Makin Banyak Belanja, Tabungan Kian Tergerus, Tapi Cicilan Utang Stabil

Survei Konsumen Bank Indonesia Juni 2026 yang dilansir akhir pekan ini mengungkapkan kondisi keuangan konsumen. Menurut survei itu, pada Juni 2026 rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) tercatat sebesar 73,0 persen, lebih tinggi dibanding proporsi pada Mei 2026 sebesar 72,3 persen dan April 72,1 persen.

Sementara proporsi pembayaran cicilan/utang (debt installment to income ratio) pada Juni 2026 sebesar 10,0 persen, relatif stabil dibandingkan Mei sebesar 10,2 persen, namun tetap masih lebih tinggi dibanding April sebesar 9,7 persen.

Sedangkan proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) mencapai 17,0 persen pada Juni 2026, lebih rendah dibandingkan proporsi pada Mei sebesar 17,5 persen dan April 18,2 persen.

Baca juga: Berlanjut Penurunan Optimisme Terhadap Kondisi Ekonomi, Paling Merosot Optimisme Kaum Menengah Bawah

Proporsi konsumsi terhadap pendapatan terindikasi meningkat pada kaum menengah bawah (pengeluaran Rp2,1-3 juta/75,2 persen), menengah atas (pengeluaran Rp4,1-5 juta/71,8 persen), dan atas (pengeluaran >Rp5 juta/70,9 persen).

Sedangkan pada 2 kelompok pengeluaran lainnya, kaum bawah (pengeluaran Rp1-2 juta) dan kaum menengah (pengeluaran Rp3,1-4 juta), rasio konsumsinya menurun.

Sementara porsi pendapatan yang ditabung naik pada kaum bawah dari 16,4 persen (Mei 2026) menjadi 17,2 persen (Juni 2026), kaum menengah dari 16,9 persen menjadi 17,1 persen, dan kaum atas dari 17,5 persen menjadi 17,6 persen.

Baca juga: Mei Masyarakat Banyak Belanja dan Kuras Tabungan, Cicilan Utang Meningkat

Sebaliknya kaum menengah bawah dan menengah atas, merosot porsi tabungannya. Masing-masing dari 18,1 persen menjadi 15,6 persen, dan dari 18,7 persen menjadi 16,9 persen.

Survei BI tidak menyebutkan penyebab makin naiknya konsumsi masyarakat pada Juni 2026, tapi ditengarai terkait tahun ajaran baru dan masa libur sekolah.

Berita Terkait

Ekonomi

Kadin Beberkan Potensi Besar Investasi di Indonesia, AI Salah Satunya

Di tengah derasnya arus informasi dan berbagai dinamika global,...

Pemerintah Klaim Stimulus Transportasi Semester II Capai Target

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai risiko...

Juni Kinerja Penjualan Eceran Diperkirakan Makin Minus

Survei Penjualan Eceran (SPE) Bank Indonesia Juni 2026 yang...

Berita Terkini