Sharp Tanam 600 Pohon Rasamala, Bisa Serap 180 Ton Karbon Hingga Hasilkan 72 Ton Oksigen
PT Sharp Electronics Indonesia berhasil menggerakkan ratusan peserta untuk ajang Sharp Run for the Future sekaligus untuk membuktikan kalau setiap langkah dapat menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan.
Melalui program lanjutan bertajuk “From Every Step, A Forest Grows”, Sharp melaksanakan seremoni penanaman 600 pohon endemik Rasamala (Altingia excelsa) di kawasan Pusat Suaka Satwa Elang Jawa, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor, sebagai implementasi komitmen 1 Pelari=1 Pohon.
Program ini merupakan hasil kolaborasi bersama Hutan Itu Indonesia dan Postinc untuk mendukung pemulihan habitat Elang Jawa yang merupakan satwa endemik sekaligus simbol konservasi Indonesia.
Tidak sekadar menjadi seremoni, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Sharp Indonesia dalam mengintegrasikan gaya hidup sehat dengan aksi nyata pelestarian lingkungan.
Melalui penanaman 600 bibit pohon Rasamala (Altingia excelsa), salah satu pohon endemik Pulau Jawa yang dikenal memiliki kemampuan menyerap karbon tinggi serta berperan penting dalam menjaga tutupan hutan dan keseimbangan siklus air, Sharp turut berkontribusi pada upaya restorasi ekosistem secara berkelanjutan.
President Director Sharp Indonesia Shinji Teraoka mengatakan, keberlanjutan bukan lagi sekadar bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan melainkan menjadi filosofi bisnis yang akan terus diterapkan Sharp di Indonesia.
“Kami percaya bahwa teknologi seharusnya tidak hanya meningkatkan kualitas hidup manusia tetapi juga menjaga masa depan bumi tempat kita hidup. Melalui Sharp Run for the Future, setiap langkah peserta telah berubah menjadi pohon yang akan terus tumbuh selama puluhan tahun,” ujarnya melalui siaran pers Kamis (9/7).
Hal ini juga membuktikan bahwa komitmen tersebut menjadi aksi nyata yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Harapannya kegiatan ini dapat menginspirasi semakin banyak perusahaan dan masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga lingkungan.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi global Sharp dalam mendorong pembangunan berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor. Sebanyak 600 pohon yang ditanam diproyeksikan mampu merestorasi sekitar 2,4 hektar kawasan hutan. Ketika mencapai fase pertumbuhan optimal, pohon-pohon tersebut berpotensi menyerap hingga 180 ton CO₂e (Carbon Dioxide Equivalent) serta menghasilkan sekitar 60–72 ton oksigen setiap tahun.
Baca juga: Sharp Ajak Generasi Muda Paham Kekayaan Biodiversitas
Lebih dari sekadar manfaat ekologis, program ini juga berkontribusi dalam memperkuat habitat alami Elang Jawa, salah satu satwa endemik Indonesia yang berstatus terancam punah sekaligus menjaga keberlangsungan berbagai flora dan fauna lain yang bergantung pada ekosistem hutan tersebut.
Inisiatif ini mencerminkan keyakinan Sharp Indonesia bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui inovasi teknologi tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam. Setiap langkah yang diambil hari ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan mewariskan ekosistem yang lebih sehat bagi generasi mendatang.
Selain penanaman pohon, Sharp juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan lapangan kepada tim Suaka Elang sebagai bentuk dukungan terhadap proses rehabilitasi satwa liar yang diselamatkan. Rangkaian kegiatan turut diisi dengan edukasi konservasi, kunjungan ke pusat rehabilitasi Elang Jawa, hingga eksplorasi kawasan hutan agar para peserta memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem Indonesia.
Akhirnya, Sharp Run for the Future bukan sekadar ajang lari tetapi gerakan yang menghubungkan masyarakat dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Menurut Pandu Setio, PR & Brand Communication Department Head Sharp Indonesia, keberhasilan sebuah kampanye tidak hanya diukur dari besarnya eksposur tetapi juga dampak yang ditinggalkan.
“Kami ingin membuktikan bahwa sebuah brand activation dapat menciptakan perubahan nyata. Melalui Sharp Run for the Future, setiap langkah peserta berkontribusi pada pemulihan hutan Indonesia. Inilah komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya bermakna bagi konsumen tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.
Vicky Kosasie, Puteri Indonesia Lingkungan 2026 yang juga ikut hadir dalam event ini, mengajak generasi muda untuk mulai berkontribusi melalui langkah-langkah sederhana yang memberikan dampak jangka panjang.
“Isu lingkungan sering kali terasa begitu besar sehingga banyak orang merasa kontribusinya tidak berarti. Padahal perubahan selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama. Hari ini kita menanam pohon tetapi sesungguhnya kita sedang menanam harapan bagi generasi berikutnya. Saya mengapresiasi Sharp Indonesia yang berhasil mengubah kegiatan olahraga menjadi gerakan pelestarian lingkungan yang nyata dan mengajak lebih banyak anak muda untuk terlibat,” bebernya.
Baca juga: Menengok Aksi Sharp di Hari Bumi
Pemilihan Suaka Elang bukan tanpa alasan. Kawasan konservasi tersebut menjadi pusat rehabilitasi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), spesies endemik Indonesia yang berstatus terancam punah sekaligus menjadi indikator kesehatan ekosistem hutan. Restorasi habitat melalui penanaman pohon akan membantu menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan keanekaragaman hayati, memperbaiki siklus air, sekaligus mendukung proses rehabilitasi satwa liar.
Melalui program ini, Sharp berharap semakin banyak masyarakat menyadari bahwa menjaga lingkungan tidak selalu membutuhkan langkah besar. Sebuah keputusan sederhana berlari, menanam pohon, atau mendukung Konservasi dapat menjadi awal perubahan yang memberikan manfaat bagi bumi.