Desain Yang Bikin Rasa “Plong” di 23 Semarang Shopping Center
23 Semarang Shopping Center telah diresmikan pada 13 Juni 2026. Mal baru hasil kolaborasi PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP/Paradise Indonesia) dan Bina Nusantara (Binus) ini memiliki luas sekitar 65 ribu m2 yang dirancang sekaligus untuk menjadi oase kawasan dengan konsepnya yang terbuka.
Berlokasi di dalam kawasan Pearl of Java (POJ), Marina, Semarang, Jawa Tengah, mal “rasa putdoor” ini dirancang oleh firma arsitektur Aboday dengan pendekatan desain unik dan berbeda untuk kembali menjadi portofolio ikonik yang selama ini dihadirkan oleh Paradise Indonesia.
“Kami melakukan pendekatan berbeda terkait penerapan desain maupun layout mal ini. Konsepnya memadukan desain kontemporer dan arsitektur vernakular dengan urban garden atau hutan tropis di area atrium,” ujar Anthony P. Susilo, CEO Paradise Indonesia. Saat ini Anthony merupakan Presiden Komisaris INPP dan CEO digantikan oleh Andri Hadi.
Keunikan mal ini didesain dengan bentuk melingkar dengan banyak bagian koridor yang dibuat luas. Desain melingkar mal dibuat menghadap ke urban garden sehingga di mana pun kita memandang akan terasa jauh dan luas. Anthony menyebutnya sebagai “jauh di mata dekat di kaki”.
Baca juga: 23 Semarang Shopping Center Dibuka, Ini Dampaknya bagi Kawasan
Konsep desain seperti ini dihadirkan bukan sekadar untuk berbeda tapi merupakan bagian dari strategi supaya pengunjung akan datang dan datang lagi. Jadi selain menghadirkan tenant yang lengkap dengan keberagaman tenant mix, kepastian pengunjung yang akan datang lagi merupakan jaminan aktivitas retail di tempat ini akan berlangsung jangka panjang.
Bentuk mal yang monoton terlebih dengan keberadaan koridor panjang dan bercabang kerap membuat pengunjung bingung. 23 Semarang Shopping Center menggunakan konsep sirkular dengan penerapan double-façade pertama di Semarang. Dengan desain seperti ini pengunjung tidak bingung dengan orientasi ruang karena jalur sirkulasi yang mudah dipahami dan minim koridor sekunder.
Baca juga: Mal Tetap Ramai, Paling Ramai Mal High-End
Dalam pandangan Paradise Indonesia seperti inilah seharusnya pusat perbelanjaan modern dirancang dan pada akhirnya 23 Semarang Shopping Center hadir untuk menjadi ruang sosial baru yang dirancang untuk menjadi bagian dari lifestyle maupun aktivitas bisnis masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya.
“Sebuah desain yang baik bukan sekadar tampilan tapi bagaimana sebuah bangunan bekerja dan memberikan experience yang nyaman bagi pengunjung melalui penerapan desain yang tepat. Konsep itu yang kami terjemahkan di 23 Semarang Shopping Center,” pungkas Anthony.
