Monetisasi Kawasan CBD PIK2 Kian Optimal
Sebagai wujud komitmen keterbukaan informasi dan komunikasi berkelanjutan dengan investor dan publik, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk kembali memaparkan perkembangan kinerja perusahaan. Bangun Kosambi Sukses merupakan perusahaan pengembang properti anak perusahaan dari PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, sebuah perusahaan Kongsi antara Agung Sedayu Group dan Salim Group.
Hingga saat ini Bangun Kosambi Sukses memiliki total landbank mencapai 694 ha di kawasan Tangerang, Banten. Perusahaan fokus pada pengembangan terintegrasi yang menyediakan pusat distrik bisnis strategis untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan internasional.
Dengan visi jangka panjang perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan berkualitas dengan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik sehingga terus meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Pengembangan kawasan PIK 2 misalnya, menjadi contoh pengembangan kawasan yang berkelanjutan untuk fondasi kuat bagi pertumbuhan perusahaan dan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pekan pertama bulan Juni 2026, berbagai inisiatif yang dijalankan terus memperkuat posisi CBD PIK2 sebagai pusat aktivitas bisnis dan investasi yang terus berkembang.
Bangun Kosambi Sukses mengawali tahun 2026 dengan kinerja yang solid. Pada kuartal pertama 2026 perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp743 miliar, meningkat hingga 74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dengan kinerja ini perusahaan berhasil meraih laba yang didistribusikan kepada entitas induk mencapai Rp542 miliar atau melonjak 317 persen secara tahunan. Capaian ini mencerminkan kian optimalnya monetisasi kawasan bisnis CBD PIK2 sekaligus peningkatan kualitas profitabilitas perusahaan.
“Kontributor utama pendapatan berasal dari penjualan kaveling tanah komersial yang mencatat pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya aktivitas bisnis dan investasi di kawasan CBD PIK2,” ujar Steven Kusumo, Presiden Direktur Bangun Kosambi Sukses dikutip dari siaran pers Rabu (17/6).
Baca juga: Q1 2026 PIK 2 Raih Marketing Sales Rp987 Miliar
Selain itu kontribusi dari produk komersial seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Asia Afrika tetap memberikan dukungan terhadap pertumbuhan pendapatan perusahaan. Di segmen residensial, produk Rumah Milenial dan Permata Hijau Residences terus melengkapi kebutuhan hunian dalam kawasan yang terintegrasi.
Bangun Kosambi Sukses juga berhasil mempertahankan profil keuangan yang sangat sehat dengan total aset mencapai sekitar Rp22,4 triliun dan posisi kas sekitar Rp2,7 triliun per 31 Maret 2026. Struktur permodalan yang konservatif tersebut memberikan fleksibilitas yang kuat bagi perusahaan untuk menangkap berbagai peluang pertumbuhan jangka panjang.
Sebagai pengembang distrik bisnis di PIK2, Bangun Kosambi Sukses terus memperkuat diversifikasi sumber pendapatan melalui pengembangan aset recurring income. Salah satu pencapaian penting adalah mulai beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE), salah satu pusat MICE dengan kapasitas hingga lebih dari 100.000 pengunjung.
Setelah sukses menyelenggarakan berbagai acara sejak mulai beroperasinya, NICE telah mengamankan puluhan agenda kegiatan sepanjang tahun 2026 yang mencakup konser internasional, pameran industri, konferensi, hingga berbagai event berskala nasional dan internasional.
Baca juga: Kawasan CBD-nya Kian Aktif, PIK 2 Fokus Perbesar Porsi Recurring Income
Saat ini Bangun Kosambi Sukses juga tengah mengembangkan Hotel Hilton Jakarta PIK2 yang dirancang untuk melengkapi ekosistem MICE dan bisnis di kawasan CBD PIK2. Kehadiran hotel berstandar internasional tersebut diharapkan semakin memperkuat daya tarik kawasan sekaligus mendukung pertumbuhan pendapatan berulang perusahaan pada masa mendatang.
“Kami melihat perkembangan CBD PIK2 yang semakin positif seiring bertambahnya aktivitas bisnis dan meningkatnya utilisasi kawasan fokus kami bukan hanya pada monetisasi commercial land plot tapi juga memperkuat fondasi recurring income melalui aset strategis seperti NICE dan Hotel Hilton. Seiring berkembangnya ekosistem bisnis kawasan, kami optimistis CBD PIK2 akan terus memperluas sumber pertumbuhan dan meningkatkan kualitas pendapatan dalam jangka panjang,” pungkas Steven.