Jumat, Juni 26, 2026
HomeBerita PropertiPedestrian Deck Dukuh Atas Dibangun, Perkuat Konsep TOD Kawasan

Pedestrian Deck Dukuh Atas Dibangun, Perkuat Konsep TOD Kawasan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memulai pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas bersamaan dengan perayaan ulang tahun kota ini yang ke-499 tahun. Infrastruktur ini akan menjadi penghubung vital yang menyatukan seluruh kawasan transit Dukuh Atas sebagai simpul transportasi publik di Jakarta.

Prosesi ini dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Chargé d’Affaires ad interim of the Embassy of Japan in Indonesia His Excellency Myochin Mitsuru, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono, serta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PT MRT Jakarta (Perseroda).

Menurut Pramono, Jakarta saat ini telah menjadi kota kedua dengan sistem transportasi publik terbaik di Asia Tenggara dan Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan konektivitas antarmoda agar semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi publik.

“Pedestrian Deck Dukuh Atas tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur penghubung tetapi juga akan membentuk wajah baru kawasan Sudirman-Dukuh Atas menjadi lebih modern, ramah pejalan kaki, dan terintegrasi. Infrastruktur ini dirancang agar dapat diakses dengan aman dan nyaman oleh seluruh pengguna termasuk penyandang disabilitas,” ujarnya saat acara pencanangan akhir pekan lalu sebagaimana dikutip dari siaran pers Kamis (25/6).

Baca juga: April 2026 MRT Angkut 4,3 Jutaan Penumpang, Stasiun Dukuh Atas Tertinggi

Dengan adanya pedestrian deck ini akan meningkatkan konektivitas, keselamatan, dan kenyamanan pejalan kaki sekaligus memperkuat integrasi antarmoda transportasi publik. Pembangunan proyek ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2028. Selain itu Pedestrian Deck Dukuh Atas diharapkan dapat menghidupkan ruang publik serta mendorong aktivitas ekonomi di sekitar kawasan Dukuh Atas.

Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat menjelaskan, tingginya pergerakan pengguna transportasi publik di kawasan Dukuh Atas membutuhkan infrastruktur penghubung yang mampu mendukung perpindahan antarmoda secara lebih efektif dan hadirnya pedestrian deck akan memastikan konektivitas yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki saat bermobilitas antar-area dan berpindah moda transportasi publik.

“Selain meningkatkan kenyamanan mobilitas, infrastruktur ini akan menghadirkan perjalanan yang lebih efisien dan inklusif dengan memangkas waktu berjalan kaki hingga sekitar tujuh menit serta mengurangi jarak tempuh hingga sekitar 400 meter saat berpindah antarmoda,” bebernya.

Baca juga: MRT Jakarta Gandeng Shenzhen Metro Kembangkan Kawasan Berorientasi Transit

Pedestrian Deck Dukuh Atas juga dirancang dengan memperhatikan aspek aksesibilitas sehingga dapat digunakan secara aman, nyaman, dan setara oleh seluruh kalangan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan kelompok prioritas lainnya. Infrastruktur ini juga akan menjadi ruang publik dan ikon baru kawasan transit yang dibangun dengan pendekatan berkelanjutan.

Sebagai pengelola kawasan berorientasi transit (TOD) Dukuh Atas, MRT Jakarta telah membangun dan menumbuhkan kawasan ini melalui sejumlah pembangunan infrastruktur penting seperti jembatan penyeberangan multiguna yang menghubungkan Stasiun LRT Jabodebek Dukuh Atas BSI dan Stasiun KCI Sudirman, merevitalisasi kawasan Jalan Kendal dan Blora menjadi area pejalan kaki yang aman dan nyaman, serta membangun transport hub yang menjadi titik transit bus, hotel, kuliner, dan perkantoran.

Baca juga: MRT Bangun Ruang Multifungsi di Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, Perkuat Konsep TOD

Pedestrian deck ini merupakan pelengkap dalam mewujudkan kawasan berorientasi transit Dukuh Atas yang telah menjelma menjadi kawasan yang terintegrasi dan terkoneksi dengan berbagai moda transportasi publik. Pedestrian ini juga semakin mengukuhkan komitmen Jakarta dalam mewujudkan mobilitas berkelanjutan melalui infrastruktur terpadu dan dinamis serta menghidupkan kota.

Berita Terkait

Ekonomi

Langkah BI Jaga Stabilitas Diapresiasi Kadin, Optimistis Ekonomi Tetap Tumbuh

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya...

Kemenperin Bantah 2 Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Mau Hengkang dari Indonesia

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membantah isu yang dilontarkan Presiden Konfederasi...

Opini: Nasib Konsumen Saat Listrik, BBM, Dolar Naik

Oleh: Sara Adiza Nursyahbani, Humas dan Pengembangan Bisnis Yayasan...

Berita Terkini