Kamis, Juni 25, 2026
HomeBankGadai Emas Bank BSI Tumbuh 100 Persen

Gadai Emas Bank BSI Tumbuh 100 Persen

Layanan gadai emas Bank BSI mencatat pertumbuhan yang signifikan. Dalam enam bulan terakhir, outstanding gadai emas Bank BSI mencapai Rp13 triliun atau meningkat 100 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan aset emas sebagai sumber likuiditas tanpa harus menjual kepemilikkan emas yang dimilikinya. Periode bulan Juni juga kerap ada kebutuhan yang meningkat seperti tahun ajaran baru hingga liburan yang membuat masyarakat membutuhkan dana tunai.

Mayoritas nasabah gadai emas Bank BSI dari kalangan ibu rumah tangga yang memanfaatkan fasilitas ini untuk memenuhi berbagai kebutuhan keluarga. Menurut Direktur Sales & Distribution Bank BSI Anton Sukarna, meningkatnya minat masyarakat terhadap gadai emas menjadi bukti bahwa emas tidak hanya dipandang sebagai instrumen investasi dan lindung nilai.

“Masyarakat telah menjadikan investasi emas juga sebagai alternatif solusi keuangan terhadap kebutuhan dana. Untuk layanan ini kami memberikan kemudahan proses yang mudah dan cepat, taksiran emas yang tinggi, serta biaya yang lebih murah selain layanan digital melalui aplikasi BYOND untuk memudahkan reservasi, simulasi, hingga perpanjangan gadai emas,” ujarnya melalui siaran pers Kamis (25/6).

Baca juga: Sampah Jadi Tabungan Emas di Bank BSI

Bank BSI juga terus membangun ekosistem emas yang lengkap mulai dari pembelian emas melalui BSI Emas, cicil emas, gadai emas hingga transfer emas. Ekosistem ini dihadirkan agar masyarakat dapat mengoptimalkan manfaat kepemilikan emas.

Berbagai layanan mulai dari memiliki emas melalui cicilan hingga saat ada kondisi membutuhkan dana tunai tanpa harus menjual asetnya bisa dilakukan. Emas juga memiliki nilai intrinsik yang kuat dan terbukti mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Selama semester pertama 2026, transaksi gadai emas di Bank BSI terus menunjukkan tren positif dengan rata-rata transaksi mencapai 120.000 transaksi per bulan. Produk ini menjadi pilihan masyarakat karena prosesnya cepat, aman, serta memungkinkan nasabah memperoleh pembiayaan dengan menjaminkan emas yang dimiliki tanpa kehilangan potensi kenaikan nilai aset tersebut di masa depan.

Baca juga: Bank BSI Kampanyekan “Beli Emas Semudah Beli Secangkir Kopi” untuk Anak Muda

Penguatan layanan gadai emas merupakan bagian dari strategi Bank BSI dalam memperkuat ekosistem emas nasional secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Untuk itu Bank BSI siap menjadikan ekosistem emas BSI semakin kompetitif. Karena itu terus dibangun rantai layanan emas dari hulu hingga hilir agar tercipta closed-loop ecosystem yang kuat.

“Kami meyakini penguatan ekosistem emas akan semakin meningkatkan literasi masyarakat terhadap manfaat emas sebagai instrumen investasi, perlindungan nilai aset, sekaligus sumber likuiditas yang mudah diakses saat dibutuhkan. Dengan demikian masyarakat dapat mengelola keuangannya secara lebih bijak dan berkelanjutan sementara kepemilikan aset emas tetap terjaga untuk tujuan jangka panjang,” pungkas Anton.

Berita Terkait

Ekonomi

Kemenperin Bantah 2 Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Mau Hengkang dari Indonesia

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membantah isu yang dilontarkan Presiden Konfederasi...

Opini: Nasib Konsumen Saat Listrik, BBM, Dolar Naik

Oleh: Sara Adiza Nursyahbani, Humas dan Pengembangan Bisnis Yayasan...

Pemerintah China Restui Penjualan Obligasi RI Panda Bond di China

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengamankan dukungan kuat...

Berita Terkini