Jumat, Juli 3, 2026
HomeBerita PropertiKini Driver Gojek Bisa Ambil KPR Subsidi FLPP Tanpa DP

Kini Driver Gojek Bisa Ambil KPR Subsidi FLPP Tanpa DP

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah menetapkan, tahun ini kuota penyaluran subsidi pemilikan rumah (KPR) dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di sektor informal dinaikkan menjadi 15 persen.

Guna merealisasikan target itu, BP Tapera pun gencar melakukan sosialisasi kepada bank-bank penyalur KPR FLPP dan berbagai komunitas, dan menjalin kerjasama. Salah satunya dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk yang ditandatangani di Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) dilakukan Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Sid Herdi Kusuma, dan Chief of Public Affairs, Public Policy & Government Relations, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Shinto Nugroho.

Melalui penandatanganan PKS itu, BP Tapera berkomitmen menyediakan akses KPR Sejahtera FLPP dengan skema uang muka (down payment/DP) 0 persen bagi mitra driver Gojek yang memenuhi persyaratan.

“Driver Gojek tidak perlu menyediakan uang muka, sehingga proses menuju kepemilikan rumah pertama menjadi lebih ringan dan terjangkau,” kata Sid di sela-sela penandatangan PKS.

Baca juga: Pekerja Informal Bisa Beli Rumah Pakai KPR. 3 “Ojol” Ini Bukti Kesekian

Sebelumnya BTN, bank penyalur KPR FLPP terbesar, sudah lebih dahulu menyalurkan KPR FLPP bagi driver ojek online (ojol) Gojek yang memenuhi persyaratan.

Selain membuka akses lebih luas, BP Tapera dan Gojek akan memperkuat sosialisasi dan edukasi mengenai pembiayaan rumah bersubsidi kepada para driver Gojek.

Bentuknya mulai mulai dari penyampaian informasi melalui aplikasi mitra, kegiatan sosialisasi bersama, pertukaran informasi, publikasi, hingga kampanye edukasi.

Menurut Sid, skema DP 0 persen merupakan upaya memperluas dan mempermudah kesempatan driver ojol memiliki rumah pertama yang layak huni.

BP Tapera tetap akan melakukan verifikasi dan pengecekan data kemampuan membayar driver Gojek yang mendaftar, untuk menentukan kelayakannya mendapatkan KPR FLPP.

Baca juga: Begini Caranya Agar “Bang Ojol” Bisa Beli Rumah Pakai KPR BTN

Beberapa persyaratan utama yang akan disigi menyangkut usia 21–45 tahun, kinerja dalam penyelesaian trip, serta waktu aktif/jam online dalam satu bulan, memenuhi kriteria MBR, dan belum memiliki rumah.

Terkait persyaratan itu, Sid menekankan pentingnya edukasi dan literasi bagi driver Gojek. Edukasi harus dilakukan berkelanjutan, baik kepada pengemudi maupun anggota keluarganya.

“Mereka perlu memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak produktif, serta menjaga kualitas kredit agar tetap memenuhi persyaratan pembiayaan perumahan,” jelas Sid.

Baca juga: Kuota FLPP untuk Pekerja Informal 2026 Dinaikkan Jadi 15 Persen

Hingga 2 Juli 2026, BP Tapera telah merealisasikan penyaluran FLPP untuk 93.339 unit rumah dengan nilai pembiayaan Rp11,60 triliun.

Dari jumlah tersebut, penerima manfaat terbesar berasal dari kelompok pekerja swasta sebanyak 61.126 unit (65,49 persen), diikuti kelompok wiraswasta 15.890 unit (17,02 persen), serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) 7.643 unit (8,19 persen), dan anggota TNI/Polri 1.394 unit (1,49 persen).

Berita Terkait

Ekonomi

Berita Terkini