Selasa, Juni 2, 2026
HomeBerita PropertiMesin Cuci Untuk Tekanan Air Rendah

Mesin Cuci Untuk Tekanan Air Rendah

ZERO Press
ZERO Press

JAKARTA, Housing-estate.com – Mesin cuci full otomatis yang terdiri satu tabung meskipun lebih simpel tidak  selalu bisa dipakai di setiap rumah tangga. Pasalnya, pengoperasian mesin cuci jenis ini membutuhkan tekanan air besar, sementara di sebagian besar rumah tangga perkotaan yang airnya disuplai dari PDAM  tekanannya rendah. Untuk mengatasi hal itu Polytron melansir produk mesin cuci satu tabung dengan teknologi Zero Press yang memungkinkan mesin cuci bekerja pada tekanan air mendekati nol (zero pressure).

Menurut Albert Fleming, Product Manager Home Appliances PT Hartono Istana Teknologi, produsen Polytron, mesin cuci terbaru yang dikeluarkan memadukan teknologi Zero Logic, Zero Valve, dan Magic Gear. “Melalui perpaduan tiga teknologi ini mesin cuci satu tabung dapat bekerja dengan zero pressure,” katanya, saat peluncuran  mesin cuci Polytron Zero Press, di Jakarta (12/12).

Polytron Zero Press tersedia dalam tiga pilihan kapasitas: 7 (PAW 7010), 8 (PAW 8010), dan 9 (PAW 9010) kg dengan warna hitam dan merah. Harganya Rp1.899.000 (tipe 7 kg) dengan garansi satu tahun. Selain produk itu Polytron juga mengembangkan teknologi Easy Start untuk melakukan pencucian hanya dengan menekan satu tombol. Mesin cuci secara pintar akan mengalkulasi kebutuhan air, pembilasan, dan pengeringan secara otomatis. | YI

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu Purbaya: Pancasila Adalah Pedoman Pengelolaan Keuangan Negara

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengajak seluruh jajaran...

Prabowo Akui Pertumbuhan Ekonomi Belum Dinikmati Rakyat Secara Merata

Presiden Prabowo Subianto mengakui, pertumbuhan ekonomi belum dinikmati rakyat...

Ikut Lawatan Prabowo Ke Prancis, Kadin Hasilkan Kesepakatan Strategis

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Mouvement des...

Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Kemenperin Klaim Kinerja Manufaktur Mei Jadi Moncer

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat kinerja manufaktur tetap berada di...

Berita Terkini