Ikut Lawatan Prabowo Ke Prancis, Kadin Hasilkan Kesepakatan Strategis
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Mouvement des Entreprises de France (MEDEF) resmi meluncurkan France-Indonesia High-Level Business Council (FI-HLBC) dalam Forum CEO Indonesia-Prancis 2026 yang berlangsung bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Paris, Prancis, pekan ini.
Prabowo menyambut abik penguatan kerja sama kedua negara melalui kemitraan strategis komprehensif atau Comprehensive Strategic Partnership (CEPA). Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden Emmanuel Macron terhadap peningkatan investasi dan kerja sama ekonomi kedua negara termasuk pembentukan France Indonesia High Level Business Council yang diharapkan bisa memperkuat hubungan bisnis kedua negara.
“Ini saya kira sangat penting dan kita akan sangat gembira dengan partisipasi dan kehadiran perusahaan-perusahaan Prancis di ekonomi Indonesia. Prancis sebagai pemimpin Eropa akan terus memainkan peranan yang sangat penting di kawasan Asia Tenggara,” ujar Prabowo dikutip melalui siaran pers Minggu (31/5).
Baca juga: Kadin Paparkan Agenda Internasional yang Bisa Dorong Perekonomian Indonesia
Sementara itu Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengatakan, pembentukan FI-HLBC menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Prancis melalui penandatanganan kerja sama dengan MEDEF.
“Kami sepakat membentuk High-Level Business Council antara Prancis dan Indonesia. Dalam kuartal pertama tahun ini saja nilai perdagangan kedua negara meningkat hingga mencapai 1 miliar dolar Amerika. Ini pertumbuhan yang luar biasa dan saya yakin ini baru permulaan,” katanya.
Anin menambahkan, kerja sama yang dibangun tidak hanya berfokus pada peningkatan perdagangan dan investasi tetapi juga pada investasi yang memberikan dampak nyata terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dibicarakan juga mengenai vocational studies, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, hingga turisme. Pariwisata Indonesia maupun Prancis memiliki daya tarik yang sangat besar untuk dikembangkan dan dikerjasamakan.
Baca juga: Kadin Paparkan 3 Hal Supaya Ekonomi Bertahan di Tengah Konflik Timur Tengah
Karena itu kehadiran langsung Presiden Prabowo di Prancis daan Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam peluncuran FI-HLBC menunjukkan keseriusan kedua pemerintah dalam mendorong kolaborasi ekonomi yang lebih erat.
“Ini menandakan bahwa bisnis dan pemerintah benar-benar fokus pada investasi, perdagangan, peningkatan teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia. Dunia usaha sangat menghargai dukungan ini,” imbuh Anin.
Sejumlah sektor strategis yang menjadi fokus pembahasan kedua negara antara lain energi dan mineral, sumber daya manusia, manufaktur, pendidikan, serta kesehatan. Empat subsektor itu dibahas bersama untuk memastikan masing-masing pelaku usaha dapat membuat progres yang konkret.
Anin menilai pertemuan tersebut menjadi sinyal positif bagi penguatan hubungan ekonomi Indonesia Prancis ke depan. Ia juga optimistis kerja sama yang terjalin akan memberikan dampak lanjutan bagi sektor usaha lainnya di kedua negara.