MRT Bangun Ruang Multifungsi di Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, Perkuat Konsep TOD
PT MRT Jakarta (Perseroda) tengah membangun ruang multifungsi (extended concourse) dan entre baru untuk Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta. Pembangunannya dimulai pada bulan Februari 2026 dan saat ini progres konstruksinya telah mencapai 6,97 persen dari target 6,92 persen.
Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini merupakan bagian dari persiapan potensi peningkatan jumlah pelanggan saat operasional fase 2A mendatang. Pendambahan ini juga merupakan bagian dari pengembangan sirkulasi bawah tanah serta membuka potensi interkoneksi dengan area komersial.
Dikutip dari laman resmi MRT Jakarta Minggu (31/5), pengembangan ini bertujuan agar Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dapat menjadi pusat kawasan berorientasi transit yang mengusung interkoneksi dengan bangunan di sekitarnya untuk mewujudkan prinsip transit oriented development (TOD) yang diusung MRT Jakarta.
Baca juga: MRT Jakarta Gandeng Shenzhen Metro Kembangkan Kawasan Berorientasi Transit
Saat ini sejumlah pekerjaan utama seperti boredpile, pemasangan tiang penyangga sementara (kingpost), hingga pekerjaan area concourse terus dilakukan. Dalam perencanaannya, ruang multifungsi dan tambahan tiga entre baru yaitu dua entre di sisi barat stasiun dan satu entre di sisi timur stasiun.
Dua entre dilengkapi dengan tangga dan eskalator sedangkan satu entre dengan elevator menuju ke area pejalan kaki di sisi kiri dan kanan jalan Jalan MH Thamrin. Area ini nantinya akan dapat diakses melalui lift yang ada di Halte Transjakarta Bundaran HI Astra.
Selain itu ruang multifungsi dan entre baru juga akan dibangun suar penyejuk dan ventilasi (cooling and ventilation tower). Penyelesaiannya ditargetkan pada pertengahan tahun 2027 mendatang.
Baca juga: April 2026 MRT Angkut 4,3 Jutaan Penumpang, Stasiun Dukuh Atas Tertinggi
Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta yang kedalamannya mencapai 18 meter di bawah permukan tanah ini merupakan salah satu stasiun tersibuk di fase 1 lin utara selatan dengan rata-rata pengguna mencapai sekitar 450-500 ribu pelanggan setiap bulan.
Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat apabila fase 2A lin utara selatan segmen 1 Bundaran HI-Monas mulai beroperasi. Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini sebagai persiapan operasional fase 2A segmen 2 hingga Kota yang ditargetkan pada 2029.