Selasa, Juli 28, 2026
HomeBankLayanan Perbankan Kian Menyesuaikan dengan Kebutuhan Nasabah

Layanan Perbankan Kian Menyesuaikan dengan Kebutuhan Nasabah

Untuk terus memperkuat pengembangan layanan keuangan terintegrasi, Bank BNI melakukannya melalui aplikasi BNIdirect Bisnis, Open Banking API (application programming interface), serta terus mendorong kolaborasi dengan perusahaan teknologi finansial dan berbagai platform digital.

Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Bank BNI memperluas perannya dalam ekosistem ekonomi digital dari sebelumnya berfokus sebagai penyedia produk perbankan menjadi penghubung kebutuhan transaksi nasabah korporasi, usaha kecil dan menengah, serta ritel.

Komitmen itu disampaikan dalam rangkaian Future Finance Jakarta 2026 yang berlangsung di Ayana Midplaza Jakarta, belum lama ini. Forum tersebut dihadiri sekitar 200 pengambil keputusan dari industri perbankan, asuransi, teknologi finansial, pembayaran, dan ekosistem digital.

Menurut Corporate Secretary Bank BNI Okki Rushartomo, industri perbankan tetap memiliki peran penting di tengah pertumbuhan platform digital karena ditopang oleh kepercayaan, tata kelola, kepatuhan, dan infrastruktur keuangan.

“Bank tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan keuangan tetapi juga menjadi mitra strategis yang menghubungkan berbagai pelaku usaha dan platform digital dalam satu ekosistem yang terintegrasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis Selasa (28/7).

Baca juga: Bank BNI Hadirkan Coworking Space di UGM Yogyakarta

Melalui Open Banking API, sistem perbankan Bank BNI dapat terhubung secara aman dengan aplikasi atau platform milik mitra. Integrasi tersebut memungkinkan layanan pembayaran, penerimaan dana, dan kebutuhan transaksi lainnya diakses langsung melalui platform yang digunakan nasabah.

Bank BNI juga mengembangkan konsep Banking as a Service dengan menyediakan API yang fleksibel, mudah diintegrasikan, dapat dikembangkan sesuai pertumbuhan transaksi, serta dilengkapi standar keamanan dan ketersediaan layanan.

Pendekatan tersebut memungkinkan layanan perbankan hadir secara langsung dalam aktivitas bisnis pelanggan. Dengan demikian nasabah tidak selalu harus berpindah ke kanal perbankan untuk melakukan transaksi atau mengakses layanan keuangan yang dibutuhkannya.

Penguatan digital ini juga menjadi strategi perusahaan dalam merespons perubahan perilaku nasabah melalui pengembangan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai sektor industri.

Baca juga: Bank Mandiri Hadirkan “Layanan Bikin Tenang” dan “Transaksinya Terjaga”

Ke depan, Bank BNI melihat layanan keuangan akan semakin terintegrasi dengan proses bisnis pelanggan. Pemanfaatan kecerdasan artifisial juga diproyeksikan dapat membantu bank menghadirkan layanan yang lebih personal, efisien, dan berbasis data.

“Bank BNI menempatkan diri sebagai fondasi kepercayaan, penghubung ekosistem, sekaligus penyedia layanan keuangan terintegrasi melalui API untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang semakin terkoneksi dan inklusif,” jelas Okki.

Melalui penguatan BNIdirect Bisnis, Open Banking API, dan kemitraan digital, Bank BNI berupaya menjaga relevansi layanan di tengah perubahan kebutuhan nasabah. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk memperluas konektivitas antarpelaku usaha serta mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi digital yang aman dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Ekonomi

AHY Dorong Pembangunan Bali: Satu Pulau-Satu Tata Kelola

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus...

Kadin: Multiplier Effect Industri Kesehatan, Rp1 Jadi Rp3

Sektor kesehatan dengan industri farmasi nasional bisa memberikan dampak...

Tantangan Lingkungan Bisa Menciptakan Nilai Bisnis

Jangan lagi melihat perubahan perubahan iklim sebagai tantangan lingkungan...

Semester I Keseimbangan Primer Surplus Rp85,1 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kinerja Anggaran...

Berita Terkini