Rabu, Mei 13, 2026
HomeBerita PropertiPerumnas Bangun Rumah Seharga Rp50 Jutaan

Perumnas Bangun Rumah Seharga Rp50 Jutaan

Perum Perumnas terus melanjutnya misi utamanya membangun rumah murah bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).  Bekerja sama dengan pemerintah daerah di kota-kota pelosok Indonesia, Perumnas bisa membangun rumah seharga Rp50-70 jutaan. Dalam kerja sama itu Pemda menyediakan tanah, Perumnas membangun rumahnya.

rumah perumnas

“Kita bisa menjual seharga Rp50 jutaan, rata-rata di tiap kabupaten kita bangun sebanyak 500-1.000 unit untuk kalangan MBR dan PNS,” kata Dirut Perumnas Himawan Arif Sugoto kepada housing-estate.com di Jakarta, Kamis (7/8).

Menurut Himawan, dalam pembangunan rumah murah yang lebih penting implementasi dan kemauan. Regulasi tidak perlu terlalu banyak karena pihaknya sudah membuktikan dapat melakukan tanpa itu semua. Himawan tidak ingat berapa jumlah pemerintah daerah yang sudah bekerja sama dengan Perumnas dalam pengadaan rumah murah. Beberapa diantaranya Kabupaten Ngada di Flores, Majene, Sulawesi Barat, Sasak di Lombok, Tarakan, Kalimantan Utara, dan lain-lain. Selain kerja sama dengan pemda, Perumnas juga mengembangkan rumah murah di lahan milik sendiri. Hingga akhir tahun ini Perumnas menargetkan 16 ribu rumah, 80 persen untuk kalangan MBR. Selain itu hingga tahun depan Perumnas punya target membangun 200 tower di seluruh Indonesia. “Sekitar 50 persen dari rumah susun itu dibangun di Jabodetabek karena wilayah ini sudah tidak mungkin lagi dikembangkan landed house dengan harga murah.

Perumnas saat ini masih mengembangkan empat rumah susun (Rusun), tiga di Jakarta dan satu di Bekasi. Di Jakarta antara lain Sentra Timur Residence di Pulo Gebang, Jakarta Timur, yang saat ini sudah diserahterimakan delapan tower dari 11 tower yang akan dibangun. Di Cengkareng sudah membangun 12 tower dan akan ditambah lagi delapan tower baru, selain empat tower baru di Cengkareng dan Bekasi Barat.

“Lokasi lain masih banyak seperti di Bandung, Medan, Balikpapan, dan kota-kota lain. Kita juga akan melakukan revitalisasi dan peremajaan untuk rusun-rusun yang kita miliki,” tambahnya. Yudis

Berita Terkait

Ekonomi

April Konsumen Tahan Belanja, Perbanyak Tabungan

Survei Konsumen Bank Indonesia April 2026 yang dipublikasikan awal...

Ada Perang di Timur Tengah, WNI yang Melancong ke Luar Negeri Malah Naik Tinggi

Perang AS-Israel dengan Iran sejak akhir Februari 2026 melambungkan...

Bank Mandiri Dorong Penguatan Eksosistem UMKM

Penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam...

Berita Terkini