Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiGrand Opening Pasar Turi Surabaya Diundur

Grand Opening Pasar Turi Surabaya Diundur

Investor pembangunan pasar turi baru, PT Gala Bumi Perkasa memastikan akan menggelar Grand Opening Pasar Turi pada 23 Februari 2015. Semula grand opening akan dilakukan pada Januari 2015, namun batal dilakukan.

Pasar Turi Baru
Pasar Turi Baru

“Kami tidak bisa memberikan keterangan mengapa Grand Opening dimundurkan dari Januari ke Februari,” kata Adi Samsetyo, Humas PT Gala Bumi Perkasa, di Surabaya, Minggu (11/1).

Adi menyatakan pelaksanaan Grand Opening hanya sebagai seremonial pembukaan, namun untuk pengoperasianya telah dilakukan sejak Oktober 2014. Kini para pedagang sudah mulai menempati stan dan sebagian justru sudah mulai jualan. Setidaknya, menurut Adi, dari sekitar 3.600 pedagang lama Pasar Turi yang mendapat subsidi harga, sekarang sudah sekitar 50 persen yang menempati stan dan siap jualan.

Adi mengakui belum banyaknya pedagang lama yang masuk di pasar Turi disebabkan sejumlah faktor. Di antaranya ada yang belum melunasi pembayaran stan dan terkena hasutan untuk tidak bersedia masuk menempati stan yang telah dibayarnya.

“Makanya, saat ini kami terus berupaya agar pedagang lama segera masuk semua ke Pasar Turi dan berjualan. Karena kami berharap saat dilakukan Grand Opening nanti semua pedagang sudah masuk,” ucap Adi Samsetyo.

Sumber: Surya Online

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini