Sabtu, April 4, 2026
HomeApartmentHunian Tertinggi di Sidoarjo, Dipasarkan

Hunian Tertinggi di Sidoarjo, Dipasarkan

Menyusul Surabaya, Sidoarjo kini dirambah proyek apartemen. Pembangunan hunian vertikal di kawasan penyangga Ibukota Propinsi Jawa Timur itu karena semakin sulitnya mendapatkan tanah luas untuk dibangun perumahan. Pelopornya PT Wika Gedung dengan membangun apartemen Tamansari Prospero di kawasan Suko. Lokasinya tidak jauh dari jalan tol Surabaya – Gempol, sekitar 10 – 15 menit dari Kota Sidoarjo.

Apartemen Tamansari Prospera
Apartemen Tamansari Prospera

Tamansari Prospero dikembangkan di dalam perumahan Kahuripan Nirwana, salah satu hunian menengah di kawasan. Di situ Wika Gedung akan membangun tiga tower apartemen setinggi 27 lantai sebanyak 1.645 unit. Ketiga tower tersebut adalah Fortuna, Beatus, Aurum. Tower Fortuna (619 unit) sudah dipasarkan dengan menyediakan tipe studio (21,6 m2), 1 kamar (32 – 33,8 m2), 2 kamar (43,8 m2) seharga Rp222,8 – 451,6 juta.

Tamansari Prospero sejauh ini menjadi hunian tertinggi di Sidoarjo sekaligus apartemen strata title pertama di kota itu. Menurut R. Wahyu Wisnu Wardhana, Manager Properti PT Wika Gedung, sejak dipasarkan Februari lalu sudah terjual 40 persen. Konsumennya bukan hanya dari Sidoarjo dan Surabaya, tetapi juga dari Jakarta dan kota-kota lain di Jawa Timur dan luar Jawa.

Apartemen ini menjadi alternatif rumah tapak yang harganya sudah cukup tinggi. Harga rumah tapak di Kota Sidoarjo dan sekitarnya, seperti Gedangan dan Juanda rata-rata di atas Rp300 jutaan. Bahkan yang paling banyak Rpdi atas Rp400 juta. Lokasinya yang cukup dekat dengan jalan tol Surabaya – Gempol dan di sekitarnya banyak industry menjadi keunggulan Tamansari Prospero. Dari jalan tol Sidoarjo ke lokasi melalui Jl Jati Raya – Jl Cemeng Kalang – Jl Raya Suko – Kahuripan Nirwana.

Berita Terkait

Ekonomi

Kepala BPS Bilang Backlog Perumahan 13 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan,...

Forum Bisnis Indonesia-Korea Sepakati Kerjasama USD10,2 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik...

Meningkat Pesimisme Pelaku Industri Terhadap Prospek Usahanya

Penurunan ekspansi manufaktur Indonesia pada Maret 2026, baik karena...

Berita Terkini