Selasa, April 21, 2026
HomeBerita PropertiProperti Mewah di Bali Makin Berkembang

Properti Mewah di Bali Makin Berkembang

Pembangunan vila-vila mewah di Bali terus berkembang. Menyusul Majestic Point Villas (MPV) di Nusa Dua, Bali, yang mulai beroperasi tahun 2013, PT Prioritas Land Indonesia (PLI) kini memasarkan Majestic Water Village (MWV). Kawasan vila sebanyak 32 unit ini dikembangkan di Uluwatu.

Majestic Water Village
Majestic Water Village

“Prospek properti di Bali terus meningkat seiring dengan perkembangan industri pariwisata. Sejak beberapa tahun terakhir kunjungan wisatawan ke Bali naik 10 persen per tahun. Bahkan data resmi menyebutkan sepanjang Januari-Maret 2015 peningkatannya mencapai 12,2 persen dan ini mendorong pertumbuhan sektor properti di sana,” ujar Marcellus Chandra, President Director PLI di Jakarta, Senin (15/6).

Proyek yang menelan investasi sebesar Rp200 miliar itu akan dijual dengan harga termurah Rp9 miliar. Marcell mengatakan, dalam satu tahun terakhir Bali menempati peringkat ketiga sebagai kawasan dengan kenaikan properti mewah tertinggi di dunia. Kenaikannya rata-rata kenaikannya 15 persen per tahun. “Ini terbukti vila Majestic Point Villas yang dulu kita jual seharga Rp6 miliar sudah ada yang berhasil menjual Rp16 miliar,” imbuhnya.

Pada tahap pertama MWV dipasarkan sebanyak delapan unit. Delapan unit tersebut terdiri atas tipe 3 bedroom (BR), 5BR, dan 1 unit residence. Semua vila dirancang bergaya modern dengan kolam renang pribadi dan view pantai. Berbeda dengan MPV yang seluruhnya dikelola PT Premier Hospitality Asia, sepuluh unit vila Majestic Water Village akan dikelola sendiri oleh PLI.

“Mengingat Bali sebagai tujuan wisata global, kami sangat optimistis dengan proyek ini. Makanya proyek ini tidak hanya ditawarkan kepada investor lokal, usai Lebaran nanti kami akan road show menawarkan proyek ini ke Singapura, Hongkong, dan Jepang,” imuh Marcell.

Berita Terkait

Ekonomi

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Berita Terkini