Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiBogor dan Bekasi Paling Diminati di IPEX 2017

Bogor dan Bekasi Paling Diminati di IPEX 2017

Pameran properti Indonesia Property Expo (IPEX) 2017 yang diadakan Bank BTN di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, 11-20 Agustus 2017 berhasil membukukan transaksi Rp8,36 triliun dari target Rp5 triliun.

Panjibuwono Residence Bekasi
Panjibuwono Residence Bekasi Tipe 36/60

Bogor dan Bekasi, dua wilayah di pinggiran Jakarta, menjadi lokasi rumah yang paling banyak dipilih konsumen saat bertransaksi di pameran itu. Buktinya, kata Director Consumer Banking Bank BTN Handayani, kantor cabang Bank BTN Bogor dan Bekasi paling banyak mencatatkan potensi penyaluran kredit rumah (KPR) baru dari pembelian rumah selama pameran.

“Kantor cabang BTN Bogor mencatat nilai (pengajuan) KPR lebih dari Rp889 miliar, kantor cabang Bekasi lebih dari Rp787 miliar,” katanya dalam penutupan IPEX 2017, Minggu (20/8).

Berbagai promo yang ditawarkan pengembang dan bank selama pameran juga membuat masyarakat bersemangat membeli properti. Pomo yang ditawarkan selama pameran antara lain bunga KPR 5% pada tahun pertama dan 6,5% per tahun dua tahun berikutnya. Uang muka yang disyaratkan juga ringan, hanya 5% serta bebas biaya administrasi dan provisi. Ada juga promo bebas biaya, diskon asuransi, persetujuan cepat, dan hadiah langsung.

“Tingginya pencapaian transaksi di IPEX 2017 tentunya mendorong kita untuk lebih bersemangat (menggarap) bisnis ini. Apalagi, pemerintah juga sangat concern dengan bisnis properti dengan Presiden Joko Widodo langsung yang membuka pameran. Pengembang harus meresponnya dengan mengeluarkan lebih banyak produk yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Handayani.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini