Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiSuplai Baru Apartemen Akan Masuk 53 Ribu Unit di Jakarta, Pasar Masih...

Suplai Baru Apartemen Akan Masuk 53 Ribu Unit di Jakarta, Pasar Masih Berat

Berkurangnya transaksi properti terkait situasi pasar yang masih lemah sejak tahun 2014 berdampak pada masih banyaknya stok apartemen di Jakarta. Stok ini berasal dari pengembangan lama baik yang masih ditawarkan berupa gambar maupun yang sudah dalam proses dibangun hingga yang siap huni (ready stock). Total akumulasinya mencapai 144.000 unit baik yang sudah terjual maupun belum.

Menurut James Taylor, Head of Research JLL Indonesia, sebuah perusahaan manajemen, riset, dan konsultan properti asing di Indonesia, suplai yang banyak itu membuat suplai unit baru sedikit melambat, karena sepanjang kuartal kedua tahun ini penjualan hanya sebanyak 900 unit.

“Kondisi tersebut tidak bisa dibilang buruk karena rata-rata tingkat penjualan (sales rate) apartemen itu masih berkisar 63 persen. Ini membuat tingkat kenaikan harga cenderung flat. Situasi ini masih akan terus berlanjut karena masih akan ada future supply unit apartemen yang akan masuk sebanyak 53 ribu unit,” katanya saat paparan Jakarta Property Market kuartal kedua 2018 di Jakarta pekan ini.

Segmen pasar yang masih aktif bertransaksi berada pada segmen menengah ke bawah. Pada kuartal pertama 2018 ada 983 unit suplai yang masuk, ditambah 309 unit pada kuartal kedua. Terkait tingkat harga yang flat, kebanyakan developer menyiasatinya dengan melansir unit dengan ukuran yang lebih kecil sehingga dari sisi harga bisa lebih murah.

“Beberapa hal akan berdampak positif yang akan mengerek permintaan ke depan. Progres proyek LRT sudah 90 persen dan MRT akan selesai pertengahan tahun depan. Secara umum pertumbuhan ekonomi juga akan berada di tingkat lima persen, inflasi stabil, dan beberapa indikator positif lainnya yang akan membuat bisnis properti ke depan lebih baik,” jelasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini