Rabu, April 22, 2026
HomeInfo produkRangka Alumunium Dibungkus Rotan Sintetis, Jadilah Furnitur Keren

Rangka Alumunium Dibungkus Rotan Sintetis, Jadilah Furnitur Keren

PT Alumunium Extrusion Indonesia (Alexindo) dan PT Alumunium Company Extrusion Indonesia (Alcomexindo) merupakan pabrikan lokal yang memproduksi profil alumunium ekstrusi untuk berbagai kebutuhan seperti pintu, kusen, jendela, partisi, dan sebagainya dengan bahan alumunium.

Alexindo beroperasi sejak tahun 1972, Alcomexindo sejak tahun 2006 yang dihadirkan sebagai second brand untuk menyasar segmen pasar yang lebih luas.

Hingga saat ini Alexindo secara grup telah memiliki 21 mesin dengan kapasitas 2.200-3.500 metrik ton dari dari dua pabriknya di Bekasi dan Dawuan, Cikampek, Jawa barat, dengan kapasitas produksi 15 ribu ton per tahun atau 1.250 ton setiap bulan.

Profil alumunium sendiri penggunaannya bisa sangat luas dan sudah bisa menggantikan produk kayu yang kian langka dan mahal. Seiring perkembangannya produk Alcomexindo kini hadir untuk produk furnitur.

“Kami memiliki lini produksi furnitur di pabrik. Jadi berbagai furnitur seperti meja, kursi, lemari, dan sebagainya dibuat dengan rangka alumunium, kemudian dirajut dengan rotan sintetis. Hasilnya jadi berbagai furnitur sesuai kebutuhan yang bisa digunakan untuk indoor (ruang dalam) dan outdoor (luar),” kata Jady Sugiarta, Marketing Manager Alcomexindo, kepada housingestate.id saat memperlihatkan fasilitas pabrik di Bekasi beberapa waktu lalu.

Setelah jadi produk furnitur, bagian rangka alumuniumnya sama sekali tidak terlihat karena terbungkus anyaman rotan sintetis yang sangat rapat. Jady menjamin dengan menggunakan rangka alumuniumnya, produk furnitur yang dihasilkan sangat kuat dan mampu menopang beban di atasnya baik manusia maupun barang.

“Sementara ini produk furnitur Alcomexindo sebagian besar dipasarkan untuk ekspor dan digunakan sendiri di beberapa hotel yang dimiliki grup, seperti di Grand Mercure Kemayoran, Harmoni, Lampung, dan lain-laina. Sementara produk furnitur ini bisa dibeli secara online, harganya mulai ratusan ribu hingga jutaan,” tuturnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini