Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiCrown Group Selesaikan Proyek Infinity by Crown Group Senilai Rp5,7 Triliun

Crown Group Selesaikan Proyek Infinity by Crown Group Senilai Rp5,7 Triliun

Crown Group, pengembang Australia yang didirikan pengusaha asal Indonesia Iwan Sunito, mengumumkan selesainya pembangunan proyek Infinity by Crown Group yang berlokasi di 301-303 Botany Road, Zetland, Sydney, New South Wales (Australia), dan siap untuk dihuni. Proyek senilai Rp5,7 triliun itu terdiri dari 20 lantai yang mencakup 326 unit apartemen mewah dan 90 kamar hotel butik Skye Suites.

“Kami sangat senang mengumumkan selesainya proyek ini dan membuka pintu untuk warga Sydney di Infitity by Crown Group yang merupakan bangunan kelas dunia yang unik, ikonik, sebagai perwujudan mahakarya arsitektur. Kami juga sangat senang proyek ini menjadi tempat paling dicari di Sydney untuk tempat tinggal, bekerja, dan bermain,” kata Iwan melalui siaran pers dari Australia, Selasa (1/10/2019).

Infinity by Crown Group dirancang arsitek Koichi Takada Architects, menghadirkan fasilitas bergaya resor dan telah menjadi ciri khas dalam pengembangan proyek Crown Group selama ini seperti taman di rooftop, sky lounge berpemandangan kota, spa, gym, ruang musik, hingga bioskop pribadi. Proyek ini juga telah meraih penghargaan World’s Best Project dari Property Council, sebuah kongres properti tahunan di Australia, tahun 2017.

Lokasinya berada di sudut Botany Road dan Bourke Street di sebelah perpustakaan umum Green Square yang juga baru diresmikan. Proyek ini juga berdekatan dengan stasiun kereta dan hanya satu perhentian kereta dengan Central Station. Di bagian depannya akan segera dibuka kawasan kuliner baru dengan 20 toko dan resto selain dua supermarket dan fasilitas lainnya.

Direktur Penjualan Crown Group Prisca Edwards menambahkan, lokasi Infinity by Crown Group merupakan bagian dari program transformasi pemerintahan New South Wales untuk wilayah Green Square senilai Rp130 triliun. Nantinya di wilayah ini akan ditambah stasiun metro baru dan pusat akuatik selain perpustakaannya akan dilengkapi dengan fasilitas co-working dan berbagai ruang belajar.

“Pengembangan proyek ikonik di kawasan Green Square Sydney ini akan memudahkan karena ada akses langsung ke stasiun kereta Green Square dan hanya 10 menit ke bandara. Sebuah lokasi premium yang akan sangat nyaman untuk tempat tinggal dan bekerja dengan fasilitas yang masih akan terus berkembang,” jelasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini