Rabu, April 22, 2026
HomeBerita PropertiRuko Baru di BSD Banyak Diminati, Kenapa?

Ruko Baru di BSD Banyak Diminati, Kenapa?

Kehadiran Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Serpong, Tangerang (Banten), telah menjadi daya tarik tersendiri dengan kerapnya dipakai untuk acara lokal, nasional, hingga internasional. Karena itu Sinar Mas Land (SML), pengembang BSD City, setelah sukses dengan proyek komplek bisnis ICE Business Park, kembali meluncurkan ICE Business Park tahap 2 di depan ICE BSD City.

Produk mengusung konsep modern kontemporer berupa bangunan tiga lantai dengan empat varian fasad. Bagian balkon didesain dengan bukaan fasad yang lebar untuk memberikan kesan mewah dan elegan. Jumlah unitnya hanya 64.

Menurut Hongky J. Nantung, CEO Commercial SML, pihaknya mengapresiasi antusiasme pasar terhadap ICE Business Park, sehingga dilansir tahap dua. “Tingginya minat terhadap klaster komersial ini karena dilengkapi sederet fasilitas dan ditawarkan dengan harga terjangkau mulai dari Rp2,8 miliaran,” katanya melalui siaran pers dari Serpong, Senin (17/2/2020).

Produk mulai dipasarkan 15 Februari 2020. Lokasinya di jalan raya utama BSD City dengan lebar 42 meter dengan akses ke BSD West Business District. Komplek ruko ini juga memiliki inner road selebar 17,5 meter yang memungkinkan pengunjung parkir dengan mudah di depan toko. ICE Business Park dekat dengan pusat hiburan dan rekreasi, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, dan aneka fasilitas lain di BSD City yang diarahkan menjadi integrated smart digital city. “Bagi konsumen kami berikan kemudahan cicilan tanpa bunga hingga 42 bulan,” ujar Hongky.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu: Angka Defisit Fiskal adalah Sinyal Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik lima pimpinan...

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Berita Terkini