PIK 2 Kembali Catat Rekor, Pendapatan Usaha Naik 78 Persen
PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk melalui pengembangan kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), terus mendorong kawasannya untuk menjadi kota mandiri modern berskala besar yang membentang di kawasan pesisir utara Jakarta hingga Banten.
Hingga saat ini kawasannya telah didukung dengan konektivitas yang sangat baik khususnya untuk menuju Bandara Soekarno Hatta via tol Kamal-Teluknaga-Rajeg (Kataraja) dengan terus menghadirkan berbagai inovasi untuk menghadirkan kawasan hunian dan komersial modern yang adaptif terhadap kebutuhan pasar.
Pertumbuhan kawasan yang pesat serta portofolio proyek yang solid menjadikan PIK2 sebagai pilihan investasi jangka panjang yang menjanjikan, baik bagi investor ritel maupun institusi, lokal hingga mancanegara.
Rekam jejak pengembangan yang baik itu tercermin melalui kinerja perusahaan. Hingga semester pertama 2026, PT Pantai Indah Kapuk Dua membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,9 triliun, meningkat 78 persen secara tahunan (yoy).
Dengan kinerja positif tersebut, perusahaan berhasil mendistribusikan laba bersih kepada entitas induk sebesar Rp1,7 triliun atau tumbuh 484 persen (yoy). Pencapaian ini kembali menjadi rekor laba tertinggi dalam sejarah perusahaan setelah berhasil melampaui rekor yang sama pada tahun sebelumnya.
“Secara kuartal (qoq) kami juga membukukan angka penjualan yang sangat baik dengan peningkatan sebesar 63 persen (qoq) atau setara Rp1,8 triliun. Peningkatan pendapatan ini diikuti dengan kenaikan laba bersih yang didistribusikan kepada entitas induk menjadi Rp1,1 triliun atau meningkat 89 persen (qoq),” ujar Presiden Direktur Pantai Indah Kapuk Dua Sugianto Kusuma melalui siaran pers Jumat (7/8).
Baca juga: Q1 2026 PIK 2 Raih Marketing Sales Rp987 Miliar
Kinerja bisnis yang diraih didorong oleh serah terima lahan di kawasan CBD PIK2 sebagai kontributor utama pendapatan perusahaan. Selain itu kontribusi dari serah terima hunian dan produk komersial di kawasan PIK2 terus menunjukkan trend yang baik dengan kontribusi serah terima terbagi di kawasan Rumah Milenial, Permata Hijau Residences, Manhattan Residences, Pantai Bukit Villa, Bukit Nirmala, dan Pasir Putih Residences.
Perusahaan juga menunjukkan peningkatan fundamental yang sangat baik dan itu bisa dilihat dari posisi net cash perusahaan sebesar Rp3,9 triliun dan peningkatan total ekuitas sebesar 7 persen menjadi Rp33,7 triliun dibandingkan dengan akhir tahun 2025.
Saat ini Pantai Indah Kapuk Dua tengah mengelola total cadangan lahan seluas 1.809 ha melalui 12 entitas anak perusahaan dengan nilai perolehan sebesar Rp38 triliun yang diraih dari hasil right issue dan non preemptive right issue dalam tiga tahun terakhir. Dengan capaian ini perusahaan berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.
Baca juga: Stasiun Whoosh Halim Sediakan Shuttle Bus Langsung ke PIK 2
Pencapaian yang luar biasa ini, jelas Sugianto, menjadi momentum penting sekaligus memperkokoh posisi perusahaan. Pendapatan yang meningkat sebesar 78 persen (yoy) dan lonjakan pada kuartal kedua, merupakan catatan sejarah yang luar biasa dalam perjalanan perusahaan dan hal ini menunjukan tingkat kepercayaan pasar.
“Momentum ini akan menjadi acuan bagi kami untuk terus mengembangkan kawasan yang bernilai tinggi dan memiliki ekosistem berkelanjutan dalam jangka panjang. Pencapaian semester ini juga menjadi catatan luar biasa di mana kilas balik tiga tahun lalu pendapatan sebesar Rp1,2 triliun dengan laba bersih Rp211 miliar. Ini menunjukkan komitmen kami sejak transformasi bisnis tahun 2021 yang terus kami jaga,” tandasnya.