Kamis, November 5, 2026
HomeBerita PropertiMesin Bor Terowongan Sisi Selatan Stasiun Mangga Besar MRT Tembus, Operasional 2027

Mesin Bor Terowongan Sisi Selatan Stasiun Mangga Besar MRT Tembus, Operasional 2027

Mesin bor terowongan (tunnel boring machine) 2 telah berhasil menembus dinding level B2 sisi selatan Stasiun Mangga Besar untuk proyek MRT Jakarta. Momen breakthrough tersebut menjadi akhir perjalanan mesin bor terowongan 2 untuk membangun terowongan yang akan menjadi jalan kereta menuju Stasiun Lebak Bulus BSI.

Dari kedalaman sekitar 15 meter di bawah permukaan tanah, puluhan pekerja konstruksi bergembira dengan milestone ini. Menurut Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina, mesin bor terowongan 2 ini membangun terowongan southbound dalam beberapa tahap.

“Tahap pertama dimulai dari sisi utara Stasiun Harmoni menuju sisi selatan Stasiun Sawah Besar selama hampir tiga bulan yaitu Juli-Oktober 2025. Tahap berikutnya, TBM-2 kemudian dipindahkan ke sisi utara Stasiun Sawah Besar untuk melanjutkan pembangunan ke sisi selatan Stasiun Mangga Besar selama Februari 2026-Juli 2026,” katanya melalui siaran pers dikutip Kamis (5/11).

Momentum breakthrough ini juga menandakan seluruh terowongan fase 2A lin utara selatan telah selesai dikerjakan. Sebelumnya pada Juli 2026, terowongan arah utara (northbound) atau arah Stasiun Kota telah lebih dulu selesai dibangun.

Baca juga: MRT Perluas Blok M Fase Ultimate Hingga Lima Kali Lipat

Northbound titik akhirnya juga di Stasiun Mangga besar namun di level B4 pada kedalaman sekitar 28 meter di bawah permukaan tanah. Pada kedalaman itu menjadikan terowongan arah utara tersebut sebagai terowongan kereta terdalam di Indonesia.

“Kami mengapresiasi kerja keras semua pihak yang berhasil membangun dua terowongan fase 2A lin utara selatan dengan hasil yang baik. Kami yakin ke depannya, kontruksi tunnel ini akan menjadi sumber pengetahuan bagi perkembangan konstruksi sipil di Indonesia,” imbuh Weni.

Baca juga: Berbagai Event Digelar MRT Jakarta untuk Kembalikan Blok M Jadi Pusat Trendsetter

Dalam membangun seluruh terowongan fase 2A lin utara selatan, tim konstruksi menggunakan enam unit mesin bor. Rinciannya, dua unit untuk membangun terowongan dari Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta ke Stasiun Harmoni, dua unit untuk Stasiun Harmoni ke Stasiun Mangga Besar, dan dua unit untuk terowongan dari Stasiun Mangga Besar ke Stasiun Kota.

MRT Jakarta menargetkan penyelesaian dan operasional fase 2A lin utara selatan pada akhir tahun 2027 untuk segmen 1 Bundaran HI-Monas. Sementara untuk segmen 2 hingga Kota pada akhir tahun 2029 mendatang.

Berita Terkait

Ekonomi

Otorita IKN-Korea Selatan Gelar Nusantara Smart City Forum

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Republik Korea Selatan...

Prediksi Para Ekonom Meleset, Triwulan III Ekonomi RI Tumbuh Lebih Tinggi

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Kamis (5/11/2026), pertumbuhan ekonomi...

Berita Terkini