Alam Sutera Raih Penjualan Lebih Dari Rp4 Triliun
Alam Sutera (1.000 ha), Serpong, Tangerang, Banten, masih konsisten dengan kinerjanya yang positif dalam beberapa tahun terakhir. Sampai November 2014 perumahan besutan PT Alam Sutera Realty Tbk ini sudah membukukan penjualan sebesar Rp4,1 triliun. Tahun 2014 Alam Sutera menargetkan penjualan sebesar Rp5 triliun. Komposisi pendapatan tersebut 60 persen dari sektor komersial, sisanya dari penjualan residensial.
“Tahun 2015 target penjualannya kami naikkan menjadi Rp5,8 triliun, dengan komposisi Rp2 triliun dari perumahan di kawasan Pasar Kamis, Rp1 triliun dari Alam Sutera untuk proyek landed house, dan sisanya Rp2,8 triliun untuk proyek vertical, seperti The Tower, Prominence, Silkwood, Paddington Heights, Ayodya dan Saumata,” jelas Hendra Kurniawan, Sekretaris Perusahaan PT Alam Sutera Realty Tbk, kepada housing-estate.com di sela-sela acara topping off The Prominence di Serpong, Rabu (17/12).
Menurut Hendra, perseroan masih memiliki stok tanah seluas 2.000-an ha yang tersebar di beberapa lokasi. Terbesar di pasar Kemis, Tangerang, seluas 1.600 ha yang dipakai untuk pengembangan Suvarna Sutera. Selain itu Alam Sutera Realty masih punya lahan 100 ha di Puncak (Bogor), 60 ha di Bali, dan 75 ha di Tanjung Pinang (Sumatera Utara).
Selain lahan di Pasar Kemis, semuanya belum dibangunan dan masih dalam perencanaan. Melihat lokasinya, tanah di 100 ha di Cibodas, Puncak, Bogor, kemungkinan akan dikembangkan menjadi resort. Sementara tanah di Tanjung Pinang, Sumatera Utara, sedianya akan dikembangkan menjadi kawasan industri ringan. Tapi karena investor dari Singapura yang diharapkan masuk menunda ekspansi bisnisnya ke Indonesia, pengembangan kawasan industri tersebut untuk sementara ditunda.
