Perkampungan Betawi Setu Babakan Akan Diperluas Hingga 289 Ha
Untuk melestarikan budaya Betawi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana membeli ratusan hektar lahan di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pembelian lahan ini dimaksudkan untuk lebih mengembangkan budaya Betawi dan menambah ruang terbuka hijau (RTH).

“Di sini jangan fokus hanya pada pembangunan fisik, harus ada tempat untuk menyelenggarakan kegiatan budaya Betawi seperti kesenian, pencak silat, maupun pengajian. Rencana memperluas kawasan budaya Betwi seluas 289 ha sudah ada Perda-nya. Kita baru kuasai 30 ha sama danau 60 ha. Saya sudah kirim pesan ke kepala dinas dan kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT), pokoknya kita harus beli lahan di sini,” ujar Basuki saat pagelaran kesenian Betawi di Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, akhir pekan lalu.
Bila sudah tersedia lahan yang cukup luas, selanjutnya bisa dikembangkan tempat-tempat seperti sanggar budaya dan lainnya untuk menyelenggarakan kegiatan budaya Betawi. Ahok juga menginginkan sejumlah pohon langka asli Jakarta seperti pohon semanggi dan pohon menteng ditanam di lahan yang sudah dibebaskan pemprov.
“Jadi kita mesti dorong di sini betul-betul jadi pusat budaya Betawi. Masyarakat bisa datang dan melihat budaya Betawi yang dulu itu seperti apa, suasananya bagaimana, pohonnya seperti apa, ya di sini tempatnya. Selain jadi tempat wisata juga jadi tempat resapan air, jadi kuncinya beli tanah, kalau perlu habiskan Rp1-2 triliun setiap tahun untuk beli tanah di sini,” tegasnya.=