Selasa, Juni 2, 2026
HomeBerita PropertiKenapa Kemang Disukai Bule? Ini Tiga Alasannya

Kenapa Kemang Disukai Bule? Ini Tiga Alasannya

Kemang, Jakarta Selatan, dikenal sebagai kawasan yang disukai orang asing khususnya bule dari Eropa dan Amerika Serikat (AS). Menurut Ferry Salanto, Associate Director Research Colliers International, sebuah perusahaan manajemen dan konsultan properti global, paling tidak ada tiga hal yang membuat kawasan Kemang disukai orang asing.

“Kemang itu banyak sekolah internasional sehingga orang asing pada tertarik tinggal di sana. Kedua, adanya kafe  dan supermarket yang menyediakan aneka kebutuhan orang asing, dan ketiga banyaknya rumah-rumah ekslusif yang sesuai dengan gaya hidup mereka,” ujarnya kepada housing-estate.com di Jakarta, Senin (25/5).

Ilustrasi
Ilustrasi

Kemang, lanjut Ferry, secara historis memang telah berkembang dan menjadi kawasan yang disukai oleh orang asing dari Eropa dan AS. Hal ini membuat mereka merasa nyaman dan secure. Di Kemang cukup banyak komunitas asing yang menjadi sarana mereka bertemu dan berkumpul. Sekarang pilihan tempat tinggal orang asing di Jakarta lebih beragam dan menyebar, tapi Kemang masih menjadi pilihan utama dan tetap punya daya tarik dibandingkan daerah lainnya.

“Ekspatriat yang tinggal di Kemang punya kelas tersendiri, paling tidak mereka itu levelnya direktur.  Harga sewanya berkisar 2.500-5.000 dolar AS per bulan. Harga tersebut relatif murah karena kawasan Kemang nyaman dan lokasinya mudah dijangkau dari pusat bisnis. Mereka yang tinggal di Kemang kantornya tidak selalu di TB Simatupang, tapi banyak juga di tempat-tempat lain,” imbuh Ferry.

Berita Terkait

Ekonomi

Menkeu Purbaya: Pancasila Adalah Pedoman Pengelolaan Keuangan Negara

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengajak seluruh jajaran...

Prabowo Akui Pertumbuhan Ekonomi Belum Dinikmati Rakyat Secara Merata

Presiden Prabowo Subianto mengakui, pertumbuhan ekonomi belum dinikmati rakyat...

Ikut Lawatan Prabowo Ke Prancis, Kadin Hasilkan Kesepakatan Strategis

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Mouvement des...

Harga BBM Subsidi Tidak Naik, Kemenperin Klaim Kinerja Manufaktur Mei Jadi Moncer

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat kinerja manufaktur tetap berada di...

Berita Terkini