Selasa, April 21, 2026
HomeBerita PropertiLelang Proyek Perumahan Harus Bebas Titipan

Lelang Proyek Perumahan Harus Bebas Titipan

Program pembangunan sejuta rumah masih akan dilanjutkan pada tahun 2016 oleh Kementerian Pekerjaan Umum  dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) dengan anggaran lebih besar. Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupera Syarif Burhanuddin berharap lelang proyek  tahun 2016 harus bebas dari titipan pihak-pihak tertentu dan semuanya harus mengikuti aturan yang berlaku.

rumah sederhana rumah murah pembangunan rumah

“Untuk itu kelompok kerja (Pokja) pengadaan barang/jasa pemerintah yang bertugas harus bisa profesional dan independen, jangan mau diarahkan untuk memenangkan pihak tertentu. Terlebih untuk proyek program sejuta rumah ini karena ditujukan untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), seluruh tahapan pekerjaan harus berkualitas dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya pada acara Pokja Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Dirjen Penyediaan Perumahan, Rabu (30/12).

Ia minta sistem lelang yang berjalan ke depan khususnya di bidang perumahan harus lebih baik dari pelaksanaan sebelumnya. Pihaknya tidak akan mentolerir pejabat manapun yang ingin melakukan intervensi kepada pokja yang bekerja. Pokja harus bisa memutuskan pemenang lelang berdasarkan referensi pekerjaan para peserta lelang dan bila ada peserta yang pekerjaannya tidak baik harus dilakukan blacklist dan tidak bisa mengikuti lelang di semua proyek perumahan.

Kemenpupera merupakan kementerian teknis yang alokasi anggarannya cukup besar termasuk untuk bidang perumahan. Anggaran besar ini harus dikelola secara hati-hati terlebih di era keterbukaan informasi saat ini yang membuat seluruh pihak bisa memantau kinerja kementerian.

“Saya tidak ingin proses lelang dianggap bagi-bagi proyek untuk kalangan pejabat, semuanya harus sesuai  kriteria dan pokja harus bisa mempertanggungjawabkan setiap peserta yang menjadi pemenang lelang. Anggaran yang besar ini harus bisa dinikmati berupa pembangunan infratsuktur maupun perumahan bagi masyarakat banyak,” tandasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Sepanjang 2025 Transaksi Lintas Negara dengan Mata Uang Lokal Capai Rp435 Triliun

Di tengah berbagai tantangan, dan prediksi pertumbuhan ekonomi global...

Berita Terkini