Jumat, Juli 31, 2026
HomeBerita PropertiModernland Bakal Buka Kawasan Industri Halal

Modernland Bakal Buka Kawasan Industri Halal

Meningkatnya ghirah beragama secara formal juga merambah bisnis kawasan industri. Setelah pasta gigi dan kulkas halal, sekarang ditawarkan juga kawasan industri halal atau “halal industry” yang hanya menampung manufaktur yang memproduksi produk halal.

Adalah PT Modernland Realty Tbk yang akan mengembangkan kawasan “halal industry” itu di kawasan industri Modern Cikande (3.175 ha), Jalan Raya Jakarta-Serang Km. 68, Serang, Banten. Menurut Vice President Modernland Freddy Chan, tahap pertama akan dialokasikan lahan seluas 150 ha sebagai kawasan “halal industry”.

“Ini berangkat dari keprihatinan owner kami. Kita ini negara muslim terbesar tapi kawasan industri halal yang berkembang justru di Malaysia. Makanya halal industry ini kita garap dengan target peluncuran setelah Lebaran ini,” katanya kepada housing-estate.com saat buka puasa bersama dengan kalangan media di Jakarta, Selasa (5/6/2018).

Halal industry di Modern Cikande, jelas Freddy, merupakan salah satu strategi meningkatkan penjualan lahan industri yang tahun ini melemah seiring melemahnya bisnis property sejak 2014.

Ia menyebutkan, tahap persiapan pembentukan halal industry itu tidak mudah, karena harus melibatkan banyak pihak terkait seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM), Badan Sertifikasi dan lain-lain.

Beberapa infrastruktur pendukung juga perlu disediakan. Untuk “halal industry”  infrastrukturnya harus lebih terpisah (isolated) selain proses logistik dan lainnya harus sesuai dengan syariah Islam. Akan disiapkan juga balai-balai latihan, kantor perbankan syariah dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

“Pada tahap pertama kita siapkan halal industry untuk sektor food and beverage (F&B). Beberapa sudah menyatakan tertarik masuk. Harga lahannya tentu lebih mahal. Saat ini harga lahan di Modern Cikande sudah mencapai Rp1,8 juta per meter (m2). Khusus untuk halal industry harganya sekitar Rp2,2 juta,” jelasnya.

Berita Terkait

Ekonomi

AHY Dorong Pembangunan Bali: Satu Pulau-Satu Tata Kelola

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus...

Kadin: Multiplier Effect Industri Kesehatan, Rp1 Jadi Rp3

Sektor kesehatan dengan industri farmasi nasional bisa memberikan dampak...

Tantangan Lingkungan Bisa Menciptakan Nilai Bisnis

Jangan lagi melihat perubahan perubahan iklim sebagai tantangan lingkungan...

Semester I Keseimbangan Primer Surplus Rp85,1 Triliun

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan kinerja Anggaran...

Berita Terkini