Selasa, April 21, 2026
HomeApartmentPikko Land Topping Off The Residence Thamrin District Bekasi

Pikko Land Topping Off The Residence Thamrin District Bekasi

PT Pikko Land Development Tbk melakukan prosesi tutup atap (topping off) tower apartemen The Residence Thamrin District, Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat. Direktur Utama Pikko Land Nio Yantony menyatakan, dengan prosesi topping off itu apartemen ditargetkan bisa diserahterimakan pada Oktober 2020 setelah merampungkan proses finishing-nya.

“Kami bersyukur progres pembangunan apartemen ini berlangsung lancer, bahkan lebih cepat dari yang dijadwalkan sejak proyek mulai dibangun Maret 2017,” katanya melalui siaran pers di Bekasi, Senin (16/9/2019).
Thamrin District adalah proyek hunian vertikal terpadu (mixed use development) yang dibangun di atas lahan 1,6 ha dengan konsep yang diklaim green architecture. The Residence merupakan pengembangan tahap pertama berupa satu tower 24 lantai mencakup 549 unit hunian. Tipe unit studio berukuran 21 m2 hingga empat kamar tidur (KT) seluas 76,21 m2 seharga Rp400 jutaan hingga Rp1 miliar/unit dengan kenaikan harga terhitung sejak mulai dibangun hingga saat ini diklaim mencapai 35 persen.

Direktur Marketing Pikko Group Sicilia Alexander Setiawan menyebutkan, penjualan The Residence saat ini sudah mencapai 80 persen. Saat ini juga mulai ditawarkan produk properti komersial dan lifestyle dengan luas 66,6-195,67 m2 seharga Rp2-5 miliaran.

“Kami sangat optimistis dengan prospek proyek karena berada di kawasan pusat bisnis Bekasi dengan surrounding yang sudah sangat hidup dan ditunjang aksesibilitas yang makin mudah. Di sekitar sini ada banyak mal, rumah sakit, sekolah-kampus, jalan tol, dan nanti juga LRT,” katanya.

Berbagai penyewa dikatakan sudah berkomitmen membuka gerai di area komersial dan ritel Thamrin District seperti Warsuko Etnicoffee n Resto, Kampung Naga Sundanese Restaurant, Café Kopi Radjo, Family Mart, lembaga pendidikan anak internasional Tumble Tots, Bestari Cendekia School, dan lain sebagainya.

Berita Terkait

Ekonomi

Pemerintah Bilang Triwulan I Kredit Tumbuh Double Digit, Tapi Kredit UMKM Masih Payah

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan, pemerintah terus memperkuat peran...

Triwulan Satu Likuiditas, Rentabilitas dan Margin Dunia Usaha Menurun

Serupa dengan sektor manufaktur yang makin ekspansif selama triwulan...

Manufaktur RI Kian Ekspansif, Tapi Belum Mampu Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Bank Indonesia (BI) melaporkan, Jumat (17/4/2026), kinerja industri pengolahan...

Beda dengan Fitch dan Moody’s, S&P Nyatakan Prospek Utang RI Tetap Stabil

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari...

Berita Terkini